Kebumen, 22 April 2021. Bertepatan dengan Hari Bumi, tim Rancang Bangun Sistem Monitoring Lingkungan Pendukung Produksi Garam berbasis IoT memasang perangkat PENTAGAR (Pemantau Tambak Garam) di Kampung Garam, Miritpetikusan, Kab. Kebumen-Jawa Tengah. Pentagar menjadi salah satu instrumen pendukung pengembangan produksi garam dengan sistem tunnel yang lebih ramah lingkungan karena tidak merusak lahan (tidak meninggalkan lahan atau tanah yang mengandung salinitas berlebih ketika tidak digunakan lagi sebagai lahan garam, sehingga tetap bisa ditanami lagi). Pemasangan instrumen Pentagar dapat memberikan gambaran dan melengkapi data cuaca iklim dan paremeter lingkungan pada area pencontohan produksi garam diselatan pulau Jawa yang sebelumnya bukan daerah yang umum digunakan untuk produksi garam. Data  yang dihasilkan dapat digunakan sebagai pendukung dalam menentukan dan mengembangkan  daerah-daerah lain dengan  karakter cuaca dan iklim yang serupa  menjadi sentra-sentra produksi garam baru. Areal pesisir selatan pulau Jawa berpotensi menghasilkan garam yang lebih sehat dan berkualitas dengan sumber air dari samudera Hindia yang relatif lebih bersih. Pentagar mendukung pengembangan garam dengan sistem tunnel untuk peningkatan produksi garam nasional yang berkualitas.