MODEL PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL

SECARA TERPADU (ICZM) BERBASIS BLUE ECONOMY

DI TELUK SALEH

 

Latar Belakang

Penelitian ini merupakan lanjutan dari tahun 2014 yang berjudul riset kebijakan pengembangan kawasan pesisir berbasis zonasi Perikanan Budidaya di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Penelitian tahun 2015 diarahkan untuk melakukan model pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil secara terpadu berbasis Blue Economy di Teluk Saleh, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, melalui pengumpulan data-data sekunder berupa data statistik, peta-peta dan peraturan daerah terkait pengelolaan pesisir dan pulau-pulau kecil. Data primer yang akan diambil berupa kualitas perairan di teluk Saleh dan kuisioner mengenai pengelolaan wilayah P3K yang ada di wilayah studi. Keluaran yang dihasilkan nantinya adalah berupa rekomendasi model pengelolaan wilayah P3K secara terpadu. Hal ini diperlukan sebagai salah satu masukan dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumberderdaya pesisir dan pulau-pulau kecil yang berkelanjutan.

 

TUJUAN:

  1. Meningkatkan Produksi dan Produksivitas Usaha Kelautan dan Perikanan.
  2. Berkembangnya Diversifikasi dan Pangsa Pasar Produk Hasil Kelautan dan Perikanan.
  3. Terwujudnya Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan secara Berkelanjutan.
Metode Pelaksanaan

Penelitian ini akan dilaksanakan selama 10 (sepuluh) bulan. Lokasi penelitian direncanakan di Teluk Saleh, Kabupaten Sumbawa, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Alasan pemilihan lokasi antara lain:

-       Kabupaten Sumbawa merupakan area pengembangan Minapolitan.

-       Kabupaten Sumbawa memiliki banyak potensi sumber daya kelautan dan perikanan, serta lokasi wisata bahari.

Parameter yang Dikaji, Kualitas perairan, Tutupan lahan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, Proses kegiatan kelautan dan perikanan di lokal, Teknik Pengumpulan Data, Survey insitu, Wawancara dan penelusuran data sekunder. Kondisi eksisting pesisir dilakukan dengan teknik photo mapping, dimana posisi koordinat, gambar dan kondisi di-record. Pendekatan analisis model pengelolaan dilakukan dengan melihat potensi sumber daya dalam suatu kegiatan ditinjau dari aspek kesesuaian lahan (fisik) dan sosial budaya masyarakat setempat. Penyusunanrekomendasi pengelolaan wilayah pesisir terpadu.

 

Sasaran

  1. Tersedianya data dan informasi untuk penyusunan perencanaan wilayah pesisir,
  2. Kelestarian sumberdaya pesisir dalam satu kesatuan perencanaan secara terpadu.

 

Output

1. Data dan informasi dinamika sumberdaya pesisir

2. Petase baran ekosistem pesisir
Unit Kerja : Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Pesisir
Alamat : Gedung Balitbang KP II Lantai 4, Jl. Pasir Putih I, Ancol Timur, Jakarta Utara 14430 – DKI Jakarta / Telp. : (021) 64711583, 64711672 ext  4304 / Fax. : (021) 64711654
Lokasi Kegiatan : Perairan Teluk Saleh, Kabupaten Sumbawa
Peneliti Utama : Yulius, M.Si.
Peneliti Anggota : Dr. Taslim Arifin
Eva Mustikasari, MT
Aida Heriati, MT
Hadiwijaya Lesmana Salim, M.Si