Riset Analisis Daya Dukung Pengembangan Kawasan Pesisir Pacitan

 

Peta Kesesuaian Lahan Pengembangan dan Pengelolaan di Kawasan Pesisir Pacitan.

Rekomendasi Pengembangan dan Pengelolaan di Kawasan Pesisir Pacitan melalui Konsep Minawisata.

 

 

 

Latar Belakang :

Dalam Kepmen 32 tahun 2010 tentang penetapan kawasan minapolitan, Kabupaten Pacitan merupakan salah satu kawasan dalam lingkup Propinsi Jawa Timur yang ditetapkan sebagai kawasan pengembangan minapolitan. Riset ini merupakan studi pendahuluan mengenai pengembangan konsep minapolitan di kawasan pesisir kabupaten Pacitan. Konsep minapolitan merupakan konsep pembangunan ekonomi kelautan dan perikanan berbasis kawasan berdasarkan prinsip integrasi, efisiensi, kualitas, dan percepatan. Lokasi penelitian meliputi 7 (tujuh) kecamatan pesisir Kabupaten Pacitan Propinsi Jawa Timur, yaitu Kecamatan Donorejo, Kecamatan Pringkuku, Kecamatan Pacitan, Kecamatan kebonagung, Kecamatan Tulakan, Kecamatan Ngadirejo, dan Kecamatan Sudimoro. Penelitian ini dibatasi pada identifikasi dan kesesuaian pengembangan wilayah berdasarkan potensi wilayah laut dan pesisir. Penelitian ini dimaksudkan untuk  menyusun zonasi pengembangan kawasan minapolitan yang berbasis pada potensi wilayah. Potensi wilayah termasuk di dalamnya, kondisi biofisik, keberadaan infrastruktur, hukum dan kelembagaan, dan sosial ekonomi masyarakat.

Tujuan :

  1. Mengidentifikasi kondisi biofisik lingkungan pesisir, sosial ekonomi masyarakat pesisir serta hukum dan kebijkaan daerah dikawasan pesisir Pacitan
  2. Mengkaji kesesuaian pengembangan kawasan pesisir berdasarkan potensi wilayah laut dan pesisir yang ada
  3. Menetapkan skala prioritas pemanfaatan dan pengelolaan kawasan pesisir sebagai implementasi rencana penembangan kawasanminapolitan di kawasan pesisir kabupaten Pacitan

Metode :

  1. Identifikasi Potensi Pemanfaatan Wilayah Pesisir melalui penelusuran literatur, pengumpulan data visual, quisioner, remote sensing dan pengambilan sampel air untuk uji laboratorium.
  2. Analisis kesesuaian Pengembangan Lahan Pesisir, mengunakan metode analisis SIG, pembobotan bedasarkan dominannya nilai parameter
  3. Analisis  Prioritas, didasarkan pada kriteria biofisik, sosial ekonomi dan hukum

 

Hasil :

  1. Secara umum,  sumberdaya alam dan lingkungan sebagai potensi wilayah di Pesisir pacitan, telah dimanfaatkan dan dikelola oleh sebagian besar masyarakat pesisirnya. Bentuk pengelolaan dan pemanfaatan pesisir didominasi oleh kegiatan perikanan, wisata pantai, dan budidaya laut.
  2. Berdasarkan hasil analisis prioritas pengembangan dan pengelolaan wilayah pesisir di Pacitan terhadap tiga sektor pemanfaatan yang telah eksisting adalah pertama; wisata pantai, kedua; perikanan tangkap, ketiga; budidaya laut.
  3. Berdasarkan hasil analisis kesesuaian lahan, ketujuh kecamatan pesisir di Kabupaten Pacitan sesuai untuk pengembangan sektor perikanan tangkap dan wisata pantai, sedangkan untuk kegiatan budidaya laut dengan syarat tertentu, hanya dua kecamatan yaitu, kecamatan Ngadirojo dan Kecamatan Kebonagung .
  4. Konsep minawisata merupakan konsep pengelolaan yang tepat, terpadu, dan berkelanjutan yang sesuai untuk karakter sumberdaya, lingkungan, dan antropogenik di Pesisir Pacitan. Berdasarkan hasil analisis kesesuaian lahan, terdapat 7 (tujuh) spot kawasan pantai yang sesuai untuk dikembangkan sebagai kawasan minawisata.

Lokasi Kegiatan

:

Pesisir Kabupaten Pacitan Propinsi  Jawa Timur

Peneliti Utama Keg

 

 

:

 

Syahrial Nur Amri, M.Si