SUMBERDAYA LAUT DAN PESISIR – TAHUN 2014

Kajian Variabilitas Laut-Iklim dan Hidrodinamika di Perairan Indonesia

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Latar Belakang :

Laut – laut Indonesia yang terletakdekatdengan equator sangat dinamis dengan perubahan interaksi fenomena laut-atmosfir dan juga perubahan dinamika laut. Beberapa fenomena interaksi laut-atmosfir seperti  Kelvin Wave, Madden Jullian Oscillation (MJO), Rossby Wave, Indian Ocean Dipole, ENSO yang merupakan wave guide equatorial signals dan juga seasonal upwelling adalah fenomena yang terjadi di laut-laut Indonesia (Pranowoet al., 2005). Pengamatan dalam waktu yang lama di laut-laut Indonesia sangat diperlukan untuk mempelajari lebihlanjut fenomena-fenomena tersebut sebagai informasi untuk variabilitas iklim dan perubahannya yang mempengaruhi perubahan cuaca, iklim, kondisi ekosistem laut dan pesisir serta perubahan pola produktifitasikan (Supangatet al., 2004; Wirasantosadkk., 2011).

Samudera Hindia Selatan Jawadan Selat Makassar memiliki aspek strategis secara sumberdaya kelautan dan perikanannya. Salah satu contohnya adalah Selat Makassar sebagai salah satu portal penting dari pertukaran massa air Samudera Hindia dan Pasifik yang disanyalir mempunyai interaksi erat dengan Monsun yang terjadi di Indonesia. Samudera Hindia Selatan Jawa merupakan wilayah pengelolaan perikanan yang setiap tahunnya terdapat ribuan kapal penangkap Tuna baik dari nelayan Indonesia maupun dar inegara lain.

 

TujuanPenelitian

  1. pengembangan model prediksi laut dengan menggunakan model numerik
  2. memberikan rekomendasi untuk perencanaan pembangunan stasiun pengamatan
  3. memberikan data dan informasi sebagai dukungan menuju konsep industrialisasi kelautan dan perikanan.

Metode :

Data dan informasi dari penelitian/survei yang telah dilakukan sebelumnya oleh Badan Litbang KP (2003-2011) dan kompilasi dar iberbaga isumber akan diolah menjadi suatu informasi yang berguna untuk mendukung program nasional lintas kementerian terkait dengan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, serta program KKP dalam industrialisasi kelautan dan perikanan. Adapun metode yang akan digunakan adalah: time series analysis, pemodelan numerik, dan statistik.

Hasil :

  1. Sistem prediksi laut, suhu permukaan laut
  2. Sistem prediksi laut, sirkulasi arus permukaan
  3. Variabilitas Temperatur

Unit Kerja

Alamat

:

:

Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Pesisir

Jl. Pasir Putih I Lantai 3, Ancol Timur, Jakarta Utara 14430 – DKI Jakarta / Telp. : (021) 64711583 pes 4304 / Fax. : (021) 64711654

Lokasi Kegiatan

:

Selat Makassar, Kabupaten Barru, Makassar

Peneliti Utama Keg

Peneliti Anggota

:

:

Dr. Anastasia Rita Tisiana