SUMBERDAYA LAUT DAN PESISIR – TAHUN 2013

Kajian Perubahan Monsun di Perairan Indonesia (MOMSEI)

 

Jalur Pelayaran Ilmiah MOMSEI Cruise 2013 di Samudera Hindia Selatan Jawa menggunakan Kapal Penelitian Baruna Jaya VIII

 

Acara pelepasan pelayaran MOMSEI 2013 di Pelabuhan Benoa yang diliput oleh Koran, majalah dan televisi

Latar Belakang :

Wilayah Indonesia mempunyai system Monsun yang unik karena dipengaruhi oleh Asian Moonsoon dan Australian Monsoon.  Perubahan sea surface temperature, perubahan zonal wind (trade wind) yang berinteraksi dengan proses upwelling dan downwelling di laut sangat mempengaruhi perubahan interaksi laut dan atmosfir yang mengakibatkan adaya pola perubahan presipitasi hujan di daerah Indonesia dan juga perubahan produktifitas primer terkait dengan produktifitas ikan di laut Indonesia. MOMSEI (Monson Onset Monitoring and Its Social and Ecosystem Impacts) adalah suatu kegiatan penelitian Kerjasama Indonesia China yang dilaksanakan sejak 2010, yang difokuskan kepada pengamatan perubahan iklim regional pada saat monsoon onset di daerah Asia, korelasinya dengan perubahan sea-air interaction di daerah barat Sumatra, dampaknya terhadap ekosistem laut, dan pengaruh sosial yang diakibatkannya. Lingkup kerja yang akan dikerjakan antara lain: studi literatur, survey lapangan (Pelaksanaan Cruise MOMSEI), Pengolahan data, Analisis data dan penggunaan numerik perhitungan.

Tujuan :

Tujuan dari penelitian “Kajian Perubahan Monsun di Peraian Indonesia (MOMSEI)” pada tahun 2013 ini adalah menyusun bahan rekomendasi dan/atau ikhtisar kebijakan (policy brief) terkait dampak perubahan monsun/iklim terhadap sumberdaya laut yang terkait dengan industrialisasi kelautan dan perikanan di level nasional dan regional (Asia Tenggara dan Pasifik Barat) berdasarkan hasil pengamatan dan pengukuran parameter oseanografi di Samudera Hindia Selatan Jawa.

Metode :

Metode umum yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah: Studi literatur; Survey lapangan (Pelaksanaan Cruise MOMSEI); Pengolahan data; Analisis data dan penggunaan numerik perhitungan.

Hasil :

Kegiatan Kajian Perubahan Monsun di Perairan Indonesia Tahun Anggaran 2013 telah selesai dilaksanakan dengan baik, menghasilkan:

[1].

Data dan informasi laut-atmosfer perairan Samuder Hindia Selatan Jawa dan sekitarnya

[2].

Naskah Akademik (versi pertama) tentang “Monsoon Onset Monitoring and Its Social and Ecosystem Impacts” (MOMSEI)

[3].

Rekomendasi Teknologi Mooring Buoy Pemantauan Sumberdaya Laut dan Pesisir

[4].

Ikhtisar Kebijakan (Policy Brief) tentang Rekomendasi Teknis Sistem Peringatan Dini Kenaikan Muka Laut terhadap Infrastruktur Perikanan Tangkap dan

 

Perikanan Budidaya

[5].

Rekomendasi teknis terkait lingkungan laut sebagai habitat Tuna

 

Rekomendasi teknis terkait lingkungan laut dan pesisir untuk ekstensfikasi lahan baru bagi produksi garam

 

 

 

Unit Kerja

Alamat

:

:

:

:

:

Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Pesisir

Jl. Pasir Putih I Lantai 3, Ancol Timur, Jakarta Utara 14430 – DKI Jakarta / Telp. : (021) 64711583 pes 4304 / Fax. : (021) 64711654 / E-mail : wilnon@dkp.go.id

Lokasi Kegiatan

Hindia Selatan Jawa pada khususnya, dan Perairan Indonesia pada umumnya

Peneliti Utama Keg

Peneliti Anggota

Widodo S. Pranowo

Anastasia R.T.D. Kuswardani, Rizki A. Ad

Candra D Puspita, Herlina I. Ratnawati, Salvienty Makarim

Riswan Hasan, Dani Saepuloh, Wida H. Samyono