SUMBERDAYA LAUT DAN PESISIR – TAHUN 2013

Analisis Sumberdaya Kelautan di WPP 717 dan WPP 718 dalam Rangka Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan

 

Tampilan Antarmuka (Interface) WebGIS WPP

Sebaran kandungan Oksigen di Perairan WPP 717

 

 

Sebaran kandungan fosfat di Perairan WPP 718

Latar Belakang :

Undang-Undang RI nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan mengamanatkan adanya kebijakan pengelolaan sumberdaya ikan secara lestari, dengan didukung dengan pendugaan potensi, pengendalian dan pengawasan yang sistematis, diperlukan satuan wilayah pengelolaan yang mencerminkan  karakteristik wilayah dan sumberdaya. Amanat ini disikapi dengan penyusunan willayah-wilayah pengelolaan perikanan dan komponen sistem pengelolaannya.

Dalam upaya mencapai pemanfaatan perikanan secara optimal dan berkelanjutan dalam pengelolaan perikanan yang menjamin kelestarian sumber daya ikan dan lingkungan di seluruh Indonesia, Menteri Kelautan  dan Perikanan keluarkan Peraturan Menteri nomor PER.01/MEN/2009  tentang Wilayah Pengelolaan  Perikanan Republik Indonesia (WPP-RI).

Satuan-satuan WPP ini dalam perkembangan selanjutnya harus memiliki kemampuan untuk:

1.  Menjadi peta dasar dengan sistem koordinat nasional, bagi kegiatan pendugaan potensi, perizinan dan pengawasanditetapkan  sebagai satuan spasial dengan batasan deskripsi maupun koordinat yang jelas dan standar

2.  Ditetapkan sebagai satuan spasial dengan batasan deskripsi maupun koordinat yang jelas dan standar

3.  Diolah dalam sistem digital, sehingga memudahkan pertukaran data dalam pengelolaan sumberdaya.

4.  Disajikan dalam format  standar kartografi dan mudah dicetak sebagai lampiran perijinan yang diterbitkan

Tujuan:

Menyusun kebijakan pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan secara terpadu berkelanjutan di WPP 717 dan WPP 718

Metode:

1.  Analisis data menggunakan metode analisa menggunakan GIS sebagai alat untuk mengolah dan menyajikan data spasial yang berkaitan dengan WPP

2. Analisis terhadap pengelolaan perikanan, khususnya yang berkaitan dengan sumberdaya kelautan yang mendukung keberlanjutan pengelolaan perikanan di WPP

Hasil:

Hasil kajian berupa basisdata  spasial  dengan  memanfaatan  WebGIS  yang dapat dilihat secara online.  WebGIS  WPP merupakan  Aplikasi  Sistem Informasi Geografis   yang berbasis web yang mampu menampilkan informasi spasial yang berhubungan dengan Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia. Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) online ini telah dirintis sejak tahun 2012 dan terus diupdate isi kontennya melalui kajian yang dilakukan pada tahun 2013. Untuk hasil kajian pada tahun ini telah menambahkan konten data kedalam WebGIS WPP berupa Data Tematik Laut yang meliputi Kualitas Air dengan parameter Fosfat, Nitrat, Silikat, Silikat, Klorofil, PH, Oksigen, Salinitas dan Temperatur untuk kedalaman 0 m, 50 m, 100 m, 150 m, dan 200 m), Data Tematik Pesisir yang meliputi Pasang Surut, Terumbu Karang, Sebaran Mangrove dan Sebaran Lamun.

Untuk mengetahui tingkat kesuburan perairan dalam dalam mendukung keberlanjutan pengelolaan perikanan khususnya untuk di perairan Teluk Cenderawasih dan Samudera Pasifik sebelah utara Papua (WPP 717) dan di perairan Laut Arafura sebelah selatan Papua (WPP 718) telah dilakukan kajian Parameter Oseanografi yang meliputi Suhu, Salinitas, Oksigen, Fosfat dan Silikat untuk tiap kedalaman 0 meter, 50 meter, 100 meter, 300 meter, 400 meter dan 500 meter pada Musim Barat, Musim Peralihan 1, Musim Timur, Musim Peralihan 2, serta kajian Parameter Atmosfer yang meliputi Angin, Penyerapan Cahaya, Sea Level Pressure, Kelembaban Udara, Suhu dan Curah Hujan.


Unit Kerja

Alamat

:

:

:

:

:

 

Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Pesisir

Jl. Pasir Putih I Lantai 3, Ancol Timur, Jakarta Utara 14430 – DKI Jakarta / Telp. : (021) 64711583 pes 4304 / Fax. : (021) 64711654

Lokasi Kegiatan

WPP 717 dan WPP 718

Peneliti Utama Keg

Peneliti Anggota

Rizki A. Adi

Widodo S. Pranowo, Anastasia R.T.D. Kuswardani

Candra D. Puspita, Herlina I. Ratnawati

Dani Saepuloh, Wida H. Samyono