Analisis Sumberdaya Kelautan di WPP 713 dan 716 dalam

Rangka Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan

 

Jalur Penangkapan Ikan di WPP 713 dan WPP 716

Tampilan Antarmuka (Interface) WebGIS WPP

 

 

 

 

 

 

Latar Belakang :

Undang-Undang RI nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan mengamanatkan adanya kebijakan pengelolaan sumberdaya ikan secara lestari, dengan didukung dengan pendugaan potensi, pengendalian dan pengawasan yang sistematis, diperlukan satuan wilayah pengelolaan yang mencerminkan karakteristik wilayah dan sumberdaya. Amanat ini disikapi dengan penyusunan willayah-wilayah pengelolaan perikanan dan komponen sistem pengelolaannya.

Dalam upaya mencapai pemanfaatan perikanan secara optimal dan berkelanjutan dalam pengelolaan perikanan yang menjamin kelestarian sumber daya ikan dan lingkungan di seluruh Indonesia, Menteri Kelautan dan Perikanan keluarkan Peraturan Menteri nomor PER.01/MEN/2009 tentang Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPP-RI).

Satuan-satuan WPP ini dalam perkembangan selanjutnya harus memiliki kemampuan untuk:

  1. menjadi peta dasar dengan sistem koordinat nasional, bagi kegiatan pendugaan potensi, perizinan dan pengawasanditetapkan sebagai satuan spasial dengan batasan deskripsi maupun koordinat yang jelas dan standar
  2. ditetapkan sebagai satuan spasial dengan batasan deskripsi maupun koordinat yang jelas dan standar
  3. diolah dalam sistem digital, sehingga memudahkan pertukaran data dalam pengelolaan sumberdaya.
  4. disajikan dalam format standar kartografi dan mudah dicetak sebagai lampiran perijinan yang diterbitkan

Tujuan:

Menyusun kebijakan pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan secara terpadu berkelanjutan di WPP 713 dan WPP 716

Metode:

  1. Analisis data menggunakan metode analisa menggunakan GIS sebagai alat untuk mengolah dan menyajikan data spasial yang berkaitan dengan WPP
  2. Analisis Kebijakan terhadap pengelolaan perikanan, khususnya yang berkaitan dengan sumberdaya kelautan yang mendukung keberlanjutan pengelolaan perikanan di WPP kajian

Hasil:

Hasil kajian berupa basisdata spasial yang dapat dilihat secara daring. WebGIS WPP merupakan Aplikasi Sistem Informasi Geografis  yang berbasis web yang mampu menampilkan informasi spasial yang berhubungan dengan Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia. Aplikasi ini tersedia dalam web dan bersifat daring, sehingga aplikasi yang diperlukan sebatas program browser seperti Mozilla Firefox, Internet Explorer, Chrome, Opera, dll. Pada WebGIS WPP ini disarankan menggunakan browser Mozilla Firefox untuk menghasilkan tampilan terbaik.

Hasil kajian menunjukkan jalur penangkapan ikan III sesuai dengan Peraturan menteri KP Nomor 2 tahun 20011 yaitu wilayah ZEE Ri dan wilayah diluar 12 mil laut. Pada kajian ini lebih ditekankan pada pembagian jalur penangkapan di luar 12 mil laut, atau yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat dalam pengelolaan sumberdaya kelautan.

Pemetaan jalur penangkapan ikan dengan mempertimbangkan beberapa pertimbangan antara lain (1) Garis pantai surut terendah, (2) Buffering sejauh 12 mil laut ke arah dari garis pantai/garis pangkal, (3). Wilayah konservasi dan (4) daerah buangan amunisi dari Dishidros TNI AL. Perijinan merupakan salah satu pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan. Dengan melakukan pendataan perijinan maka akan diketahui jumlah nelayan

Lokasi Kegiatan

:

DKI Jakarta, Saumlaki dan Makassar

Peneliti Utama Keg

:

Dr. Ifan Ridlo Suhelmi