KAJIAN DINAMIKA DAN LINGKUNGAN LAUT DI PERAIRAN BINTAN

LATAR BELAKANG
Kabupaten Bintan merupakan salah satu daerah yang dicanangkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai Kawasan Minapolitan Budidaya berbasis Blue Economy. Untuk mendukung hal tersebut maka perlu dilakukan kajian mengenai dinamika dan lingkungan laut di Perairan Bintan. Dengan adanya kegiatan litbang ini maka diharapkan dapat diketahui kondisi dinamika dan karakter lingkungan perairan daerah tersebut sehingga dapat mendukung blue economy untuk meningkatkan produksi perikanan dan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan berkelanjutan.

TUJUAN PENELITIAN
Penelitian ini memiliki tujuan sebagai berikut :
1. Memetakan sumber daya kelautan dan perikanan di Perairan Pulau Bintan
2. Mengetahui kondisi lingkungan Perairan Pulau Bintan
3. Mengetahui dinamika perairan dan hubungannya dengan poses pantai di Pulau Bintan
4. Mengetahui geodinamika dan kebencanaan yang mengancam Perairan Pulau Bintan.
Penelitian ini memiliki sasaran :
Memperkuat konsep blue economy di bidang industrialisasi kelautan dan perikanan di Perairan Pulau Bintan.

METODE PELAKSANAAN
Pencapaian keluaran dari penelitian ini pertama-tama diawali dengan melakukan studi literatur dan konsultasi dengan Pakar mengenai kondisi lingkungan perairan dari penelitian-penelitian yang sudah ada.
Setelah informasi tersebut diperoleh maka dilakukan Pra-Survei untuk mendapatkan informasi yang terkait dengan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan di Perairan Pulau Bintan yang mendukung konsep blue economy, serta mengumpulkan informasi mengenai hal-hal yang dibutuhkan pada saat survei nantinya, seperti sewa kapal, dan juga sewa peralatan selam.
Setelah pra-survei dilakukan maka akan dilakukan survei pengambilan data kualitas lingkungan perairan dengan tim yang lebih besar dan waktu yang lebih lama sehingga diharapkan data yang diperoleh optimal dan mencakup daerah penelitian.
Data yang diperoleh dari survei dianalisis di laboratorium, dan setelah itu dianalisis sehingga dapat diketahui kondisi kualitas perairan P. Bintan. Selain itu juga dilakukan pemodelan hidrodinamika. Hasil pengambilan data di lapangan dipadukan dengan model hidrodinamika sehingga diperoleh deskripsi dan analisis lingkungan perairan dan dinamikanya termasuk proses pantai.

HASIL
Hasil penelitian dipaparkan dalam suatu Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan stake holder sehingga diharapkan hasil penelitian ini memberikan informasi terbaru mengenai kualitas perairan laut di P. Bintan dan juga diharapkan penelitian ini mendapatkan tanggapan, komentar yang membangun untuk suatu rekomendasi yang akan dikeluarkan oleh penelitian ini.
Setelah hasil penelitian dan hasil FGD dipadukan maka diperoleh suatu rekomendasi dan selanjutnya dapat disusun laporan akhir serta Karya Tulis Ilmiah untuk mempublikasikan hasil penelitian ke masyarakat.