SUMBERDAYA LAUT DAN PESISIR – TAHUN 2013

Kajian Sumber Daya dan Dinamika Laut Natuna sebagai Basis Data Kelautan di WPP 711


 

Model arus saat pasang purnama

 

 

Contoh botol yang ditemukan di lokasi situs kapal karam

 

 

 

 

Seismogram hasil perekaman seismometer di stasiun seismik di Natuna


Latar Belakang

Natuna adalah salah satu pulau terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berada di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 711 yang memiliki sumber daya alam yang tinggi. oleh karena berada di perbatasan maka potensi pencurian sumber daya di Natuna cukup tinggi. selain tiu Natuna adalah salah satu dari Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) di Indonesia sehingga potensi terjadinya pencemaran lingkungan laut oleh limbah minyak ataupun logam berat cukup tinggi. Lokasi penelitian kegiatan ini berada di perairan sekitar pulau Senoa yang merupakan pulau terluar NKRI. Lokasi penelitian ini sama dengan lokasi penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti P3SDLP tahun 2011.

Penelitian ini dilakukan untuk menginventarisasi sumber daya kelautan yang ada di natuna, serta memetakan dinamika kelautannya. Sumber daya kelautan erat kaitannya dengan kondisi lingkungan perairan. dimana kondisi lingkungan perairan yang berbahaya akan merusak sumber daya kelautan di daerah perairan tersebut oleh karena itu perlu dilakukan penelitian mengenai kondsi lingkungan dengan mengukur kualitas air, baik secara kimiawi ataupun secara fisika. Pengambilan contoh sedimen bawah permukaan, pengukuran laju sedimen vertikal di situs kapal tenggelam, pemodelan hidrodinamika, pengukuran beberapa parameter oseanografi dan instalasi seismometer dilakukan dalam penelitian ini.

Tujuan :

-     Menginventarisasi sumberdaya laut Natuna sebagai basis data kelautan di WPP 711.

-     Mengenal karakteristik dan dinamika Laut Natuna

Metode :

1.    Analisis nutrien dan logam berat perairan dan sedimen.

2. .  Analisis kualitas (pH DO, Salinitas) dan PAH perairan

3.    Pemodelan hidrodinamika, analisis CTD, dan pengolahan data seismograf

Hasil :

Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa kualitas perairan Natuna masih bagus dan sesuai standar yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Namun terdapat beberapa logam berat terlarut yang mempunyai nilai di atas ambang baku mutu air yang ditetapkan oleh KLH. Lokasi penelitian sangat cocok untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata karena memiliki potensi pasir putih, dan batu granit yang bagus. Selain itu potensi situs maritim yang berupa kapal tenggelam di dekat Tanjung Senubing dapat dikembangkan menjadi wisata bawah air yang dilakukan pada musim timur atau saat bulan April s.d Agustus. Usaha menjadikan  situs  kapal  tenggelam  sebagai  wisata  bawah  air  dapat  membantu  melestarikan  situs  tersebut  dari  ancaman  pencurian,  perusakan,  dan  membantu

meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar. Lokasi penelitian dinilai kurang cocok untuk dijadikan kawasan budidaya kelautan dan perikanan walaupun kualitas airnya bagus. Hal ini dikarenakan lokasi penelitian memiliki ombak yang besar saat musim barat yaitu pada bulan September s.d Maret, mengingat lokasi penelitian langsung berhadapan dengan laut lepas yang kecepatan anginnya rata-rata cukup tinggi.

Sesuai dengan KKLD yang telah ditetapkan oleh Pemda setempat, Lokasi penelitian ini sangat cocok untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata karena memiliki potensi pasir putih, dan batu granit yang bagus. Selain itu potensi situs maritim yang berupa kapal tenggelam di dekat Tanjung Senubing dapat dikembangkan menjadi wisata bawah air dengan penyelaman minat khusus, yang dilakukan pada musim timur atau saat bulan April s.d Agustus. Usaha menjadikan situs kapal tenggelam sebagai wisata bawah air dapat membantu melestarikan  situs tersebut dari ancaman pencurian, perusakan, dan membantu  meningkatkan  pendapatan masyarakat sekitar. Lokasi situs tersebut dapat dijadikan sebagai salah satu proyek percontohan In-Situ Preservation yang sangat sesuai dengan Konvensi UNESCO

2001 dan juga sangat sesuai dengan konsep pengembangan Kawasan Konservasi Maritim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang tercantum dalam PP no 17 tahun 2007


 

Unit Kerja

Alamat

:

:

:

:

:

Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Pesisir

Jl. Pasir Putih I Lantai 3, Ancol Timur, Jakarta Utara 14430 – DKI Jakarta / Telp. : (021) 64711583 pes 4304 / Fax. : (021) 64711654

Lokasi Kegiatan

Perairan P. Senoa, Kab. Natuna, Propinsi Kepulauan Riau

Peneliti Utama Keg

Peneliti Anggota

Joko Prihantono, M.Si

Rainer A. Troa, M.Si

Ira Dillenia, M.Hum

Riswan Hasan

Lestari C. Dewi, M.Si

Eko Triarso, M.Si