Daerah Wallacea merupakan suatu daerah yang mempunyai ciri khas yang membedakannya dengan daerah Barat dan Timur Indonesia. Banyaknya organisme endemik merupakan salah satu ciri khas daerah ini. Penelitian A.R. Wallace di wilayah daratan daerah ini pada tahun 1854-1862 merupakan pemicu munculnya teori (evolusi).

Berpijak pada temuan-temuan keanekaragaman biota darat di daerah Wallacea, menantang para peneliti di bidang kelautan dan perikanan untuk memahami lebih lanjut kekayaan alam laut di daerah ini. Badan Riset Kelautan dan Perikanan, Departemen Kelautan dan Perikanan (Nomenklatur sebelum tahun 2010 dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan) bekerjasama dengan institusi penelitian baik nasional maupun internasional, pada tahun 2004 menyelenggarakan Ekspedisi Wallacea Indonesia.

Tim ekspedisi yang beranggotakan peneliti muda dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan selama kurang lebih 3 (tiga) bulan bekerja secara serius di Pulau Bonerate (Sulawesi Selatan), Pulau Kabaena (Sulawesi Tenggara) dan Bokan Kepulauan (Sulawesi Tengah). Penelitian lintas bidang tersebut antara lain dari bidang ilmu seperti geologi, oseanografi, biologi, dan toponim pulau.

Film dokumententer ini disusun oleh Pusat Riset Wilayah Laut dan Sumberdaya Non-Hayati (WILNON), sejak tahun 2010 berubah nomenklatur menjadi Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Pesisir (P3SDLP), dengan EXPEDITION METRO TV dan KORAN TEMPO. Film ini adalah dokumentasi dari Leg Pertama dari Ekspedisi Wallacea Indonesia 2004, yang telah ditayangkan di Metro TV dibagi dalam 3 episode.

 

2004 01_of_04

2004 02_of_04

2004 03_of_04

2004 04_of_04

Download Buku Ekspedisi Wallacea Klik