Kepala LPTK-Wakatobi, Akhmatul Ferlin,MT bersama Pejabat Fungsional Perekayasa Arief Rahman, ST mengikuti Rakornas Pengelolaan Perikanan Tangkap Terpadu. Kegiatan ini dilaksanakan  di hotel Millenium Jakarta pada selasa 21 Mei 2019, yang diadakan oleh Kedeputian Bidang Koordinasi Sumberdaya Alam dan Jasa Kementerian Koordinator Kemaritiman. Kegiatan yang laksanakan   dari Pukul 13.30 WIB sampai Pukul 17.45 WIB ini dibuka oleh Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenkomar.
Saat kegiatan, Dirjen Perikanan Tangkap KKP yang diwakili Sesditjen Perikanan Tangkap menyampaikan Arah dan Kebijakan Pengelolaan Perikanan Tangkap Terpadu. Sesi berikutnya Direktur Perencanaan dan  Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Kementerian ESDM memaparkan Peta Jalan Program Penyediaan dan Pendistribusian LPG Tabung 3 kg untuk Kapal Perikanan bagi Nelayan Kecil.
Pada kesempatan tersebut Kepala LPTK Wakatobi menjadi Narasumber dengan Judul paparan : Implementasi WakatobiAIS (Wahana Keselamatan dan Pemantauan Objek Berbasis Informasi AIS) untuk Kapal Perikanan Indonesia.
Selain Kepala LPTK, beberapa Inovator juga memaparkan sejumlah teknologi, yaitu: Amin Ben-Gas tentang Unjuk Kerja Konverter Kit BBM ke BBG untuk Kapal Nelayan Kecil,  Direktur PT. Anta Tirta Karisma tentang Aplikasi Lentera Bertenaga Air Laut untuk Nelayan,  Direktur PPT. Kinarya Inovasi Mandiri tentang Ice Slurry Generator: Keunggulan, Keekonomian, dan Fleksibilitas Bahan Bakar, serta PT. Tritunggal Prakarsa Global tentang Konverter Kit Generasi ke2: Hasil Uji Terap pada Mesin Kapal dan generator Set Diesel.
Dihadiri oleh para pejabat  lingkup Kemenkomar, KKP, Kemenristekdikti, Kementerian ESDM, Kementerian PDT dan Transmigrasi, BAPPENAS, BPPT, Badan Standarisasi Nasional, LIPI, Pemerintah Daerah (para Kadis DKP Provinsi, dan Kab/Kota), Perwakilan Perguruan Tinggi, Perusahaan, dan Asosiasi terkait.
Usai kegiatan, Kepala LPTK berdiskusi dengan beberapa Kepala DKP provinsi dan Kab/Kota, Inovator, asosiasi yang hadir, dan menyampaikankan hasil  Inovasi LPTK Wakatobi sebanyak 4 edisi sekaligus yang dimuat Majalah Sains Indonesia (MSI) kepada masing-masing : Asisten Deputi I Kemenkomar, kepala DKP Prov. Nangroe Aceh Darussalam,  perwakilan Asosiasi Nelayan, dan inovator Amin Ben-Gas, sebagai diseminasi hasil Riset LPTK.