Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, S.Kom; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel; Novita Ayu Ryandhini, S.Kel;

Berita

Peneliti Pusris Kelautan Berikan Guest Lecture Tentang Coral Reefs, News, Research and Conservation Kepada Taruna STP

E-mail Print PDF

Jakarta, 16 Januari 2018.  Peneliti Pusris Kelautan, yakni  Tubagus Solihuddin Ph.D yang mendalami penelitian di bidang marine geology (geologi kelautan) hari Senin 15 Januari 2018, berkesempatan menjadi pembicara pada acara Guest Lecture Program Blok TUNTAS-03 di Kampus Sekolah Tinggi Perikanan (STP) BAPPL Karangantu Serang, Banten. Kuliah tamu dengan tema Coral Reefs: News, Research and Conservation yang disampaikan oleh Tubagus ini dilaksanakan terkait dengan mata kuliah ekologi perairan yang sedang dipelajari oleh para Siswa Taruna STP BAPPL Serang Semester 5.

Acara dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Kepala BAPPL STP Karangantu Dr. Nasirin, dilanjutkan pengantar mata kuliah oleh Dosen Bidang Studi Sumber Daya Perairan Ilham Alimin, Ph.D sebelum masuk ke acara inti guest lecture.

Terdapat 3 (tiga) point utama yang disampaikan oleh Tubagus kepada siswa Taruna STP, yakni mengenai pandangan  mengenai coral reef yang ada di Indonesia dan di dunia, hasil riset coral reef terkini, serta Rehabilitasi dan konservasi coral reef. Dalam pembelajarannya para taruna juga disuguhi rekaman video proses pengeboran coral reef untuk pengambilan sampel coral guna di analisis usia coral tersebut.

Turut hadir pada acara kuliah tamu ini Direktur Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan Wakatobi Abdurahman, M.Si. yang turut memberikan sharing knowledge tentang kondisi terkini terumbu karang yang ada di Wakatobi, serta Kasubid Riset Mitigasi dan Adaptasi Pusat Riset Kelautan M. Hikmat Jayawiguna, M.Si. yang dalam hal ini membuka seluas-luasnya kerjasama implementasi sharing knowledge hasil riset terkini untuk dunia pendidikan,  pembimbingan karya tulis ilmiah taruna, dan pelibatan para peneliti Pusris Kelautan sebagai dosen tamu pada mata kuliah yang sesuai dengan bidang kepakarannya.


Last Updated on Tuesday, 16 January 2018 14:53
 

Suhu Muka Laut Terus Naik

E-mail Print PDF


Sumber Berita : Harian Kompas Jumat, 12 Januari 2018 Hal. 14




Last Updated on Tuesday, 16 January 2018 07:34
 

Rencana Aksi Nasional CTI-CFF Indonesia Segera Disahkan

E-mail Print PDF

Jakarta, 12 Januari 2017. Prakarsa Segitiga Karang untuk Terumbu Karang, Perikanan dan Ketahanan Pangan (CTI-CFF) Indonesia telah diresmikan presiden pada 2015 yang lalu. Sekretariat Komnas dan Pokja pun telah diresmikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Maritim pada tahun 2016. Rencana Aksi Nasional (National Action Plan - NPOA) sepanjang 2017 dibahas secara marathon. Pada 11 Januari 2018, dilakukanlah rapat koordinasi (rakor) untuk menindaklanjuti Rancangan NPOA 2017-2020 yang ditargetkan pada awal tahun 2018 dapat segera disahkan. Hadir Dr. Novi Susetyo Adi, Ketua Kelompok Penelitian Karbon Biru, yang mewakili Kepala Pusat Riset Kelautan pada rakor tersebut. Dr. Novi Susetyo Adi selama ini sangat aktif pada berbagai rakor Komnas CTI-CFF, dan bahkan telah menginisiasi kerjasama riset regional CTI-CFF.
Pada rakor tersebut, peserta menyepakati substansi Rancangan NPOA CTI-CFF Indonesia 2017-2020 untuk dapat diproses lebih lanjut. Sekretariat Kabinet menyampaikan bahwa tidak diperlukan tandatangan dari masing-masing instansi pada lampiran rencana aksi. Jika memang diperlukan cukup melalui Berita Acara Kesepakatan dari peserta pertemuan sebagai perwakilan dari Kementerian/Lembaga terkait.
Rakor juga membahas revisi keanggotaan Pokja harus mengacu pada Perpres 85/2015 tentang Komnas CTI-CFF Indonesia, terutama pada pasal 6 dan pasal 7 sehingga Pokja tetap berjumlah 8 (delapan) sesuai perpres. Manakala ada usulan tambahan maka dimungkinkan untuk dimasukkan kedalam Sekretariat atau dimasukkan ke Pokja yang sudah ada. Hal ini karena kewenangan Menko tidak boleh melebihi kewenangan yang sudah diatur di perpres.
Pada rakor tersebut, dibahas pula rancangan Laporan tahunan pelaksanaan kegiatan CTI-CFF yang akan disampaikan oleh Menko Maritim selaku Ketua Komnas CTI-CFF Indonesia. Laporan tersebut akan diserahkan kepada Presiden harus bisa diolah secara lebih mendalam dan prioritas kegiatan yang harus dilaporkan.
Direncanakan akan dilakukan Rapat tingkat tinggi menteri, dengan dipimpin Menko Maritim, untuk membahas tindak lanjut Komnas CTI-CFF Indonesia dan kontribusinya kepada CTI-CFF regional.

Berita terkait :


Last Updated on Friday, 12 January 2018 13:38
 

AMAFRAD Press Makin Bersiap Diri

E-mail Print PDF

Jakarta, 12 Januari 2017. Setahun sudah babak baru AMAFRAD PRESS dibawah Sekretariat Badan Riset dan SDM (BRSDM) KKP melakukan transformasi. Dibawah koordinasi Kepala Bagian Kerjasama dan Humas Sekretariat BRSDM, Ari Prabowo, ST., M.Si., pembenahan terus dilakukan. Sejumlah buku, modul, dan album data telah berhasil diterbitkan dan dicetak pada akhir tahun 2017. Pada 12 Januari 2017, bertempat di Ruang Rapat Lantai 6 GMB III, dilaksanakan rapat perdana tahun 2018 Redaksi dan Dewan Editor AMAFRAD Press. Rapat membahas rencana jadual kegiatan selama 1 (satu) tahun. Selain itu dibahas juga strategi terkini dalam peningkatan kualitas terbitan dan cetakan, serta kelengkapan apa sajakah yang diperlukan dalam mengoptimalkan AMAFRAD Press. Dalam memimpin rapat, Sdr. Ari Prabowo didampingi, Ibu Siti Amania, Ibu Kasmawati, Ibu Diyah dan Sdr. Harjuno. Para anggota dewan redaksi pun komplit hadir, yakni: Prof. Dr. Ngurah Wiadnyana, Prof. Dr. Ketut Sugama, Prof. Dr. Sonny Koeshendrajana, Dr. Nyoman Suyasa, Dr. Singgih Wibowo, dan Dr. Widodo Pranowo. Dalam waktu dekat, AMAFRAD Press akan mengirimkan surat pengumuman permintaan naskah untuk diterbitkan dan dicetak di AMAFRAD Press. Surat permintaan naskah tersebut nantinya akan dilampiri dengan syarat dan ketentuan naskah serta prosedur yang berlaku di AMAFRAD Press. Direncanakan, pada tahun 2018, penerbitan dan pencetakan naskah akan dilakukan 2 (dua) kali.

Berita terkait :


Last Updated on Friday, 12 January 2018 08:21
 

Ketika Lautan Kehabisan Oksigen

E-mail Print PDF


Sumber Berita : Harian Kompas Kamis, 11 Januari 2018 Hal. 14




Last Updated on Friday, 12 January 2018 06:47
 

Kadar Oksigen Laut Merosot

E-mail Print PDF

Sumber Berita : Harian Kompas Rabu, 10 Januari 2018 Hal. 14




Last Updated on Wednesday, 10 January 2018 13:07