Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, S.Kom; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel; Novita Ayu Ryandhini, S.Kel;

News

Kapusriskel Menjadi Narasumber dalam Webinar "Pelayaran dan Perniagaan dalam Sejarah Panjang Indonesia"

E-mail Print PDF



Last Updated on Friday, 23 October 2020 15:57
 

Peneliti Pusriskel Menyampaikan Hasil Kegiatan Kerjasama Dengan Luar Negeri

E-mail Print PDF

Bogor, 23 Oktober 2020. Bertempat di Hotel Aston BNR Bogor, Peneliti sekaligus koordinator kegiatan Kerjasama Hibah Luar Negeri Pusat Riset Kelautan, yakni Dr. Novi Susetyo Adi, Dr. Semedi Husrin dan Anwar Rizal M.Env.Sc. pada hari ini Jumat, 23 Oktober 2020 memaparkan progress kegiatan kerjasama hibah dengan luar negeri, pada acara Monitoring dan Evaluasi Kerjasama Hibah Luar Negeri lingkup BRSDMKP, yang diselengggarakan oleh Sekretariat BRSDMKP  selama 4 (empat) hari, Rabu - Kamis tanggal 22-24 Oktober 2020.

Dr. Novi sebagai koordinator kerjasama dengan SATREPS - Jepang pada kegiatan “Comprehensive Assessment and Conservation Of Blue Carbon Ecosystems and Their Services In The Coral Triangle (BlueCares)” memaparkan progress hasil kerjasma diantaranya adalah pembentukan laboratorium blue karbon, capacity building, training alat dan karya tulis ilmiah yang dihasilkan.

Dr. Semeidi sebagai koordinator kerjasama dengan Joint Research Center  European Commisison (JRC-EC) - Eropa pada kegiatan “Joint Survey and Study on the Development of Tsunami Early Warning Systems based on Sea Level” memaparkan hibah alat early warning system, karena adanya  kejadian Tsunami 2019 dari JRC. Seluruh alat hibah sebanyak 8 buah  IDSL telah terpasang dan akan segera datang alat tambahan berupa monitor dan sirene sebagai pelengkap alat sebelumnya.

Anwar Rizal. M.Env.Sc sebagai koordinator kerjasama dengan Korea Maritim and Ocean University Consorcium (KMOUC) – Korea pada kegiatan The Establishment of Marine and Fisheries Scientific and Technical Cooperation“. Selain progress kegiatan kerjasama disampaikan pula oleh para koodinator mengenai benefit kegiatan kerjasama bagi instansi, permasalahan beserta solusinya dan juga rencana aksi kegiatan selanjutnya.


 

Pusriskel Sampaikan Capaian Kinerja Riset Tahun 2020 Pada Rakor Penyusunan Laporan Kinerja Program dan Kegiatan Riset dan SDM Tahun 2020

E-mail Print PDF

Jakarta, 22 Oktober 2020. Bertempat di Hotel Holiday Inn & Suites Jakarta, pada hari Rabu-Jumat tanggal 21-23 Oktober 2020 berlangsung acara Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Kinerja Program dan Kegiatan Riset dan SDM Tahun 2020. Rapat dengan tema Transparansi dan Akuntablitas Mendorong Terwujudnya Peningkatan Laporan Pelaksanaan Program dan Kegiatan ini  diselenggarakan oleh sekretariat BRSDM dalam rangka pemantapan bahan Laporan Kinerja Satu Tahun Menteri Kelautan dan Perikanan dan penyiapan laporan pelaksanaan program dan kegiatan BRSDM 2020.

Rakor diawali dengan penyampaian laporan kegiatan oleh Sekretaris BRSDM Dr. Kusdiantoro,  dan kemudian dibuka oleh Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) Prof. Sjarief Widjaja yang sekaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta rakor agar memberikan sentuhan baru pada laporan tahun 2020, yakni dengan memberikan makna pada laporan dengan menampilkan hal-hal yang penting dan menarik untuk disampaikan. Kepala BRSDM mengapresiasi atas capaian yang baik selama 2 tahun terakhir, bahwa BRSDM dapat menyampaikan laporan lebih cepat kepada Menteri Kelautan dan Perikanan. Kepala Pusat Riset Kelautan Dr. I Nyoman Radiarta turut hadir mendampingi Kepala BRSDM pada saat pembukaan acara. 

Rakor ini dihadiri oleh perwakilan seluruh bidang/bagian seluruh Pusat, Balai Besar dan UPT lingkup BRSDM secara luring dan daring dengan tetap menerapkan protokol kesehatan covid 19. Pada sesi pertama, Pusriskel menyampaikan capaian kinerja mengenai progress riset rekomendasi kebijakan, riset data dan informasi, dan karya tulis ilmiah pada masing-masing bidang riset. Pada bidang Mitgasi, Adaptasi dan Konservasi (MAK) disampaakan oleh Kepala Bidang MAK Triyono, MT. Pada sesi kedua penyampaian capaian kinerja Bidang Sumber Daya Laut dan Kewilayahan (SDLK) oleh Kepala Bidang SDLK Erish Widjanarko S.T, dan capaian bidang Teknologi Kelautan oleh Kepala Subbidang Perekayasaan Teknologi Kelautan Donal Daniel, MT.

Pada hari kedua, penyampaian paparan oleh UPT Lingkup Pusriskel, pada sesi pertama adalah paparan capaian kinerja LPTK Wakatobi oleh Kepala LPTK Wakatobi Akhmatul Ferlin, MT. mengenai Wakatobi IAS, dilanjutkan pada sesi kedua paparan oleh Kepala BROL Perancak oleh Kepala BROL Dr. Teja Arief Wibawa mengenai Satelit BARATA, dan dilanjutkan dengan paparan capaian kinerja Bagian Tata Usaha Pusriskel oleh  Kepala Bagian Tata Usaha Ir. Theresia Lolita mengenai capaian Kerjasama, Karya ilmiah, Hibah Luar Negeri, penghargaan dan sertifkasi kelembagaan lingkup Pusriskel.


Last Updated on Friday, 23 October 2020 11:30
 

Kepala Pusat Riset Kelautan Memantau Kegiatan Kerjasama Lingkup Pusat Riset Kelautan Tahun 2020

E-mail Print PDF


Jakarta, 21 Oktober 2020.  Bertempat di Ruang Rapat Pusriskel Lantai 4 Gedung BRSDMKP I, pada hari Selasa tanggal 20 Oktober 2020 berlangsung rapat monitoring dan evaluasi kegiatan kerjasama lingkupPusriskel Tahun 2020. Rapat dipimpin oleh Kepala Pusriskel Dr. I Nyoman Radiarta dan dihadiri oleh seluruh Pejabat Struktural Pusriskel dan Satker UPT, dan Koordinator kerjasama lingkup Pusriskel serta staf kerja sama Sekretariat BRSDM yang mewakili Kepala Bagian Kerjasama Humas dan Data Sekretariat BRSDM.

Rapat dilaksanakan secara tatap muka dan daring untuk Satker UPT dengan tetap mematuhi prokotol kesehatan. Pelaksanaan rapat dilaksanakan dalam 2 (dua) sesi, yakni sesi pagi dan siang, pada sesi pagi adalah pemaparan progress dan inisiasi kerjasama Pusriskel oleh Kepala Bidang Riset dan sesi siang adalah pemaparan progress dan inisasi kerjasama Satker BROL, LRSDKP, dan LPTK oleh Kepala UPT.

Beberapa inisiasi kerjasama lingkup Pusriskel pada tahun 2020,diantaranya adalah kerjasama dengan Joint Research Center (Eropa), Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer LAPAN, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Indonesia, Universitas Lampung,  PT UCT, Universitas Riau dan  Universitas Bung Hatta. Kepal LLRSDKP pada kesempatan ini menyampaiakan bahwa pada bulan November mendatang dijadwalkan akan melakukan penandatanganan PKS dengan Universitas Riau.

Pada saat rapat Kepala Pusriskel memberikan beberapa arahan, yakni agar kerjasama lebih diarahkan ke hasil riset, dengan memperhatikan tema dan ruang lingkup yang mendukung tupoksi Pusriskel, serta agar menggunakan kerjasama sebagai media promosi informasi hasil riset/ hilirisasi produk riset.



Last Updated on Wednesday, 21 October 2020 14:27
 

BINCANG BAHARI SERI #8 "Produk Teknologi Riset Terapan Dalam Mendukung Sektor Kelautan dan Perikanan di Indonesia"

E-mail Print PDF


BINCANG BAHARI SEMINAR ONLINE SERI #8
Produk Teknologi Riset Terapan Dalam Mendukung Sektor Kelautan dan Perikanan di Indonesia

Rabu, 21 Oktober 2020
Pukul 10:00 WITA

Pembukaan : Prof. Ir. R. Sjarief Widjaja, Ph.D., FRINA | Kepala Badan Riset & Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan - KKP

Pengantar : Dr. Teja Arief Wibawa, S.Pi., M.Si. | Kepala Balai Riset dan Observasi laut - KKP

Narasumber:
1. Sritrusta Sukaridhoto, Ph.D. | Peneliti/Kalab Human Centric Multimedia - PENS
2. M. Udin Harun Al Rasyid, Ph.D. | Peneliti/Ketua Grup Riset Wireless Sensor Network - PENS

Pemantik:
Romy Ardianto, M.Sc. | Data Scientist/Software Engineer BROL - KKP

GRATIS!
Terbuka untuk Umum!
Kuota TERBATAS!

Pendaftaran :
http://bit.ly/DaftarSeries8

Narahubung:
BRISCA | 087 888 999 135 (WhatsApp) dan/atau This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it


Last Updated on Tuesday, 20 October 2020 08:48
 

Jajak Pendapat Tim Kemenkomarvest beserta Peneliti BRSDM KKP dengan Gubernur Jawa Tengah

E-mail Print PDF


Terbitnya Perpres Nomor 18 Tahun 2020 terkait percepatan implementasi Major Project RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) Tahun 2020-2024 nomor 27 yaitu pengamanan pesisir 5 perkotaan di Pantura Jawa, diantaranya adalah kawasan pesisir Kota Semarang dan Kabupaten Demak. Tim dari Asisten Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air, Deputi Infrastruktur dan Transportasi, Kemenko Kemaritiman dan Investasi mengikutsertakan Peneliti Geologi Laut Loka Riset Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir (LRSDKP)-Pusat Riset kelautan-BRSDMKP-KKP, Wisnu Arya Gemilang S.T., melaksanakan koordinasi dan kunjungan kerja untuk meninjau infrastruktur dan bangunan pantai di Kota Semarang, Kabupaten  Demak dan Kabupaten Kendal. Kegiatan koordinasi dan kunjungan lapangan dilaksanakan dari tanggal 29 September hingga 01 Oktober 2020. Koordinasi terhadap beberapa pemerintah daerah terkait diantaranya BAPPEDA Kota Semarang, serta kegiatan koordinasi di Kabupaten Demak bersama Bappeda Litbang, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas PU  dan Binamarga Kab.Demak dengan tujuan melakukan sinkronisasi progress implementasi Major Project RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) Tahun 2020-2024.

Kegiatan peninjauan langsung ke beberapa lokasi rencana pembangunan Harbour Tol Semarang-Kendal dan Harbour Tol Semarang-Demak yaitu meliputi kawasan pesisir di ketiga kota tersebut. Kegiatan peninjauan bertujuan untuk mengidentifikasi secara langsung permasalahan dan kelayakan pembangunan Harbour Tol Semarang-Demak sehingga diharapkan dapat memperoleh solusi untuk mengurangi hambatan terealiasnyai project tersebut. Hasil koordinasi dan kunjungan lapangan tim dari Asisten Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air, Deputi Infrastruktur dan Transportasi, Kemenko Kemaritiman dan Investasi bersama peneliti LRSDKP kemudian dilaporkan kepada Gubernur Jawa Tengah yaitu Ganjar Pranowo, untuk memperoleh arahan dan sinkronisasi terkait implementasi Major Project RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) Tahun 2020-2024.


Pertemuan yang dilaksanakan di Puri “Gedeh” antara tim dari Asisten Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air, Deputi Infrastruktur dan Transportasi, Kemenko Kemaritiman dan Investasi bersama peneliti LRSDKP dengan Gubernur Jawa Tengah terdapat beberapa point penting yang disampaikan. Asisten Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air, Dr. Eng. Ir. Rahman Hidayat, M.Eng memaparkan hasil koordinasi dan tinjauan lapangan secara langsung pantura Jawa Tengah  kepada Gubernur Jateng. Selain itu Dr. Eng. Ir. Rahman Hidayat, M.Eng juga memohon arahan darI Bapak Ganjar Pranowo terkait pengembangan Kawasan Industri Batang dan Kawasan Industri Brebes, arahan kebijakan pembangunan Harbour Tol serta permasalahan pesisir Kab.Demak yang harus dilakukan penanganan khusus dan cepat sebelum proses implementasi pembangunan Harbour Tol Semarang-Demak.

Selaku Gubernur Jawa Tengah yang memiliki wewenang serta memahami arahan kebijakan, Bapak Ganjar mengatakan bahwa project pengembangan Kawasan Industri Brebes harus lebih diutamakan dibandingkan Batang, mengingat dengan adanya pengembangan KI Brebes dapat meningkatkan perekonomian masyaraka setempat. Namun pada pelaksanaannya masih terbentur beberapa hambatan diantaranya terkait proses pembebasan lahan, sehingga sangat dibutuhkan upaya koordinasi yang tepat antara pemerintah daerah Kab.Brebes dengan pemerintah pusat untuk penyelesaian masalah tersebut. Konsep Harbour Tol Semarang-Demak, Semarang-Kendal yang diingkan Ganjar adalah bukan melakukan reklamasi laut secara utuh/keseluruhan, namun hanya sebagain kecil lahan pesisir laut yang akan direklamasi karena diharapkan dengan konsep tersebut dapat mengurangi resiko penurunan muka tanah, serta adanya tambahan reservoir untuk air setelah lahan dikeringkan. Selain itu Indra Hermawan S. Pi, M.Si, Kepala Bidang Infrastruktur Perkotaan, Asdep Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air, mengingatkan kepada Gubernur Jateng terkait proses realiasi penanganan rob di Pekalongan agar dapat segera dilakukan, dengan adanya pendampingan oleh Pemda Provinsi Jateng, PUPR dan Pemda Pekalonan sehingga diharapkan dapat segera di realisasikan mengatasi Rob di Kota Pekalongan.

Adapun Keseluruhan hasil pertemuan dengan Gubernur Jawa Tengah yang didampingi oleh Kepala Dinas BAPPEDA dan Asisten 2 Gubernur diharapkan adanya tindak lanjut dan koordinasi lebih intensif terkait percepatan implementasi Major Project RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) Tahun 2020-2024 di Jawa Tengah dengan pemerintah pusat. (Editor : Tim LRSDKP)


Last Updated on Monday, 19 October 2020 17:57