Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, S.Kom; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel; Novita Ayu Ryandhini, S.Kel;

News

SEMINAR ONLINE PUSRISKEL "Tuah Pulau-Pulau Kecil dalam Transformasi Ekonomi Sektor Kelautan"

E-mail Print PDF

✨ #UNDANGAN SEMINAR ONLINE# ✨

Salam Bahari,

Wisata bahari berperan penting bagi perekonomian nasional, sepanjang pengelolaannya baik untuk menjaga kualitas lingkungan dan menarik wisatawan.

SEMINAR ONLINE

Tuah Pulau-Pulau Kecil dalam Transformasi Ekonomi Sektor Kelautan

Kamis, 19 November 2020
Pukul 09.00 WIB

Pembukaan oleh Dr. I Nyoman Radiarta, M.Sc. | Kepala Pusat Riset Kelautan BRSDM KP

Narasumber:
1.    Muhammad Yusuf, S.Hut., M.Si. | Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil – Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut - KKP
2.    Sugiarto, S.E., M.Si. | Direktur Toponimi dan Batas Daerah - Direktorat Jenderal Bina Administrasi Wilayah - Kemendagri
3.    Dr. Ir. Fredinan Yulianda, M.Sc. | Dosen di Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan – FPIK-IPB
4.    Ahmad Arif, ST., M.Si. | Jurnalis dan Peneliti Kompas

Pemantik:
Erish Widjanarko, S.T. | Kepala Bidang Riset Sumber Daya Laut dan Kewilayahan

Daftar Seminar Online:
http://bit.ly/RegTuahPulauPRK2020

Narahubung:
Niken Gusmawati (HP/WA: 08119951431) atau Email: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

pusriskel.litbang.kkp.go.id
Youtube: Pusat Riset Kelautan


Last Updated on Wednesday, 18 November 2020 11:10
 

Pusriskel Hadiri Rapat Kerja Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Lingkup BRSDMKP

E-mail Print PDF

Bogor, 13 November 2020.  Bertempat di The Mirah Hotel, Bogor pada hari Selasa-Jumát tanggal 10 - 13 November 2020, SubKoordinator Keuangan B. Realino, M.Si.staf pelaksana Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Pusriskel Eddy Hartono, S.IP, dan tim menghadiri Rapat Kerja Penyusunan Laporan SPIP dan Laporan Pengendalian Intern dan Pelaporan Keuangan (PIPK). Rapat kerja dilaksanakan dalam rangka Implementasi PerMen KP No. 10/PERMEN-KP/2016 tentang Penyelenggaraan Sistem  Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dilingkungan KKP dan PerMen Keuangan No. 17/PMK.09/2019 tentang pedoman Penerapan, Penilaian, dan Reviu Pengendalian Intern atas Pelaporan Keuangan Pemerintah (PIPK) serta meningkatkan pemahaman tentang pelaksanaan peraturan-peraturan tersebut.

Rapat Kerja Penyusunan Laporan SPIP dan Laporan PIPK Lingkup BRSDM Tahun 2020 dibuka oleh Sekretaris BRSDMKP Dr. Kusdiantoro bersamaan dengan acara Bimtek Kearsipan lingkup BRSDMKP, dan sekaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta raker. Dalam arahannya Sekretaris BRSDM menyampaikan bahwa terkait dengan SPIP, pengendalian internal harus dilakukan secara dini dan berjenjang sehingga lebih efektif. Sekretaris BRSDM juga menyampaikan pentingnya pengelolaan kearsipan dan mendorong pengarsipan secara digital sehingga kebutuhan terhadap arsip dapat diakses dengan cepat dan mudah. Raker dihadiri oleh Operator Laporan Keuangan dan Operator SPIP dari seluruh satker lingkup BRSDM baik secara daring maupun luring. Kegiatan hari pertama dan kedua dilakukan penyampaian paparan terkait Penilaian Maturitas SPIP Tahun 2020 oleh Ir. Raymond R.M. Bako, M.A (Inspektorat III, Itjen KKP) dilanjutkan dengan pengisian tabel lampiran Laporan SPIP dan Laporan PIPK yang dipandu oleh Aris Suyono, S.E.M.Ak (Biro Keuangan, Setjen KKP), dan hari ketiga dilakukan penyusunan Laporan SPIP dan Laporan PIPK oleh masing-masing operator, serta finalisasi Laporan SPIP dan Laporan PIPK pada hari terakhir.



Last Updated on Monday, 16 November 2020 12:49
 

Perekayasa Unit Rintisan Riset Tekla Pangandaran Telah Berhasil Ujicoba Kirim Data Alat Pumma Ke Server KKP

E-mail Print PDF


Para peneliti dan Perekayasa yang tergabung di dalam Tim Kerekayasaan Pembuatan Model Alat Peringatan Dini Kebencanaan Laut pada hari ini telah berhasil melakukan ujicoba pengiriman data tangkapan yang dapat dibaca melalui dashboard data PUMMA/IDSL. Peralatan pantau ketinggian muka air ini dikembangkan secara bersama-sama dengan Balai Pengembangan Instrumentasi (BPI) LIPI di Bandung. Para perekayasa telah beberapa kali berkunjung ke BPI dan terakhir selama lima hari ini dari tanggal 9 – 13 November 2020, mereka telah berkonsentrasi untuk menyelesaikan pekerjaan model alat peringatan dini hingga siap digunakan. Para perekayasa yang terdiri dari Nanda Radhitia Prasetiawan, Ma’muri, Ari Kuncoro, Susilo Wisnugroho, Salasi wasis Widyanto telah mempelajari, mengembangkan dan merakit sendiri tujuh set alat yang semuanya dibuat di Bandung dengan didampingi peneliti senior Unit Rintisan Riset Teknologi Kelautan Pangandaran yaitu Agus Setiawan, Dian Novianto dan Rikha Bramawanto, dan peneliti senior dari BPI LIPI Djohar Syamsi bersama Okka. Selanjutnya, ketujuh set alat ini akan dibawa ke kantor unit rintisan pangandaran untuk dilakukan instalasi dan mengamati kestabilan pengiriman data di lokasi yang berbeda, ke server KKP sebagai data storage yang dapat diakses.  Kedepannya, dengan berhasilnya para perekayasa membuat PUMMA sendiri akan menjadi modal untuk menyiapkan 100 unit alat-alat serupa di tahun 2021mendatang  sekaligus menyiapkan Unit Rintisan Riset Tekla Pangandaran sebagai pusat data tsunami di Indonesia yang berpusat di PIAMARI Kabupaten Pangandaran.


Last Updated on Wednesday, 11 November 2020 17:44
 

Selamat Hari Pahlawan 10 Nopember 2020

E-mail Print PDF



Last Updated on Tuesday, 10 November 2020 06:49
 

Peneliti Pusriskel Mengkaji Optimalisasi Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi di KKPN-TWP dan KKPD

E-mail Print PDF


Makasar - Pada tahun 2019 pemerintah Republik Indonesia telah mencadangkan kawasan konservasi perairan (KKP) sejumlah 22,68 juta hektar atau 3,54% dari luas perairan Indonesia (BIG, 2015) dan ditargetkan luasan sebesar 24 juta hektar kawasan konservasi pada tahun 2024. Agar manfaatnya (manfaat ekologi-ekonomi- sosial) dapat dirasakan oleh para pihak (stakeholder), maka target tersebut perlu diiringi dengan kualitas pengelolaan yang optimal, baik sebagai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (KKPN) maupun sebagai Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD).

Penelitian ini mengkaji efektivitas pengelolaan KKPN dan KKPD, sebagai evaluasi terhadap kualitas pengelolaan kawasan konservasi yang telah ditetapkan. Adapun tujuan riset ini adalah (1). mengetahui dinamika tutupan karang, dan (2) mengetahui efektivitas zonasi antara KKPN-TWP dan  KKPD. Metoda yang dilakukan adalah survey insitu dan melakukan In-depth Interview dengan para pemangku kepentingan di KKPN-TWP dan KKPD.

Hasil analisis data insitu dan diskusi sementara diperoleh bahwa : (1) kondisi terumbu karang pada zona inti TWP Kapoposang sudah rusak akibat illegal fishing, (2) ketidakberdayaan Wilker dalam menangani setiap pelanggaran dan minimnya pengawasan serta tidak berjalannya koordinasi antara direktorat pengawasan dengan Ditjen PRL selaku pengelola kawasan. Hal tersebut menimbulkan dampak negatif bagi kelangsungan ekosistem dan lingkungan di kawasan konservasi perairan. (3) Cabang Dinas Kelautan (pengelola KKPD) diberikan tusi untuk melakukan pengelolaan kawasan, disisi lain tidak memiliki kewenangan secara administrasi, peralihan aset dan SDM.

Usulan solusi optimalisasi pengelolaan KKPN dan KKPD adalah (1) merekrut Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) putra daerah sebagai pengawas dan penyuluh dalam pengelolaan KKPN dan KKPD (2) membuat coral garden dan kebun bibit karang hias serta (3) regulasi kepada pengelola KKPN dan KKPD untuk melakukan kerjasama dengan perusahaan ekportir karang hias, dimana hasil dari bisnis tersebut sepenuhnya digunakan untuk konservasi dan pemberdayaan masyarakat dalam kawasan.

Dari hasil analisis data in situ dan diskusi bersama Kepala BPSPL Makassar (Ir. R. Andry Indryasworo Sukmoputro, MM). Tim riset perlindungan laut Pusat Riset Kelautan (Pusriskel) (Dr. Taslim Arifin, Dr. Muhammad Ramdhan, Yulius M.Si dan Dino P. Gunawan, MT) akan menginisiasi kerjasama kegiatan antara Pusriskel - BPSPL Makassar - Perguruan Tinggi dengan tema restorasi dan perlindungan kawasan terumbu karang Spermonde. Adapun kegiatan yang akan dilakukan adalah (1) Menjadikan satu atau dua pulau sebagai lokasi riset dan percontohan pengelolaan pulau-pulau kecil, (2) membuat coral garden, (3) transplantasi dan pembuatan kebun bibit karang hias, (4) pemantauan dan evaluasi. (Makassar, 1 - 6 November 2020) (Editor : Dr. Taslim Arifin).


Last Updated on Monday, 09 November 2020 06:33
 

Bincang Bahari Series #9 Mangrove Restoration In a Change Climate

E-mail Print PDF


Bincang Bahari Webinar Series #9 Mangrove Restoration In a Change Climate

Wednesday, November 4, 2020.

15:00 - 18:00 (GMT+8)

Registration : bit.ly/DaftarSeries9

Live Youtube pusriskel : https://youtu.be/A643hNEEBt0

Opening Speech by Director of Marine Research Centre (Dr. I Nyoman Radiarta, S.Pi., M.Sc.)

Webinar Chair

Dr Frida Sidik, Senior Researcher IMRO, Marine Research Center (MRC), Agency for Marine and Fisheries Research and Human Resources (AMFRHR), Ministry of Marine Affairs and Fisheries (MMAF), Republic of Indonesia


invited Speakers

  1. Dr Yaya Ihya Ulumuddin, Mangrove Research Associate Research Center for Oceanography, LIPI
  2. Dr Daniel Friess, Associate Professor Department of Geography, National University of Singapore
  3. Dr Severino G. Salmo III, Associate Professor Institute of Biology, College of Science, University of the Philippines
  4. Dr Ahmad Aldrie Amir, Senior Lecturer Institute for Environment and Development (LESTARI), Universitas Kebangsaan Malaysi

Last Updated on Wednesday, 04 November 2020 09:37