Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, S.Kom; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel; Novita Ayu Ryandhini, S.Kel;

News

Workshop Tata Kelola Kerjasama Riset dan SDM KP

E-mail Print PDF


Bogor, 28 September 2020. Dalam rangka membudayakan penyelenggaraan kerja sama yang  melembaga, sesuai aturan, akuntable dan menambah ketrampilan aparatur pelaksana kegiatan kerjasama, bertempat di Adiwangsa Ballroom Hotel Aston Sentul pada hari Senin hingga Rabu mendatang tanggal 28-30 September 2020 dilaksanakan acara Workshop Tata Kelola Kerjasama Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan yang diikuti oleh seluruh Pusat dan Balai Besar Riset secara tatap muka serta Satker UPT  secara daring. Kegiatan workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan ketaatan aparatur pelaksana kerjasama lingkup BRSDM terhadap implementasi peraturan perundang undangan terkait kegiatan kerjasama untuk mewujudkan pelaksanaan kegiatan kerjasama yang melembaga dan akuntabel.

Workshop dibuka oleh Kepala BRSDM Prof. Sjarief Widjaja yang diawali dengan pengantar laporan kegiatan oleh Sekretaris BRSDM Dr. Kusdiantoro, dilanjutkan dengan acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Nota Kesepahaman (NK) lingkup BRSDM dengan  Direktorat Jenderal Pembinaan, Pelatihan dan Produktifitas Kementerian Tenaga Kerja, Pemerintah Daerah Kabupaten Batubara, Dinas Sosial Kabupaten Batubara dan  Dinas Perikanan Kabupaten  Bangka Tengah serta penyerahan cinderamata. Beberapa pejabat yang hadir pada acara ini diantaranya adalah Kepala Pusat Riset Kelautan Dr. I Nyoman Radiarta yang didampingi oleh Kepala Bagian Tata Usaha Theresia Lolita, M.Si. dan Kepala Subbagian Keuangan B. Realino, M.Si., Kepala Pusat Riset Perikanan Yayan Hikmayani, M.Si. didampingi oleh Kepala Bagian TU Dra. Hera Rusida, M.M dan Kepala Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Dr. Rudi Alek Wahyudin serta pejabat eselon 3 dan 4 Sekretariat BRSDM.

Kegiatan workshop yang dilaksanakan selama tiga hari terdiri atas 3 sesi, yakni pada hari pertama adalah sesi updating kerjasama, hari kedua sesi paparan narasumber dan hari ketiga sesi coaching clinic. Beberapa narasumber yang akan hadir mengisi acara adalah dari Direktorat Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan dan Kerja Sama Daerah - Kementerian Dalam Negeri, Biro Perencanaan KKP, Biro Hukum dan Organisasi KKP, Biro Keuangan KKP, Badan Inteligen Negara dan tim Koordinasi Pemberian Izin Penelitian Asing Kementerian Riset dan Teknologi /BRIN, serta Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri dan Biro Sumber Daya Manusia Aparatur  Sekretariat Jenderal KKP.

Pada sesi coaching clinic hari ketiga akan disampaikan Materi Teknik Dasar Negosiasi untuk meningkatkan kemampuan aparatur kerjasama dalam mewujudkan kegiatan kerja sama yang efektif dan tepat sasaran mendukung program prioritas oleh Pengajar Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Luar Negeri dan dilanjutkan dengan diskusi serta simulasi negosiasi. 


Last Updated on Tuesday, 29 September 2020 02:09
 

Turut Berdukacita atas Meninggalnya Dr. Ir. Aryo Hanggono

E-mail Print PDF


Last Updated on Monday, 28 September 2020 08:07
 

Sarasehan Pusriskel : Titah Ratu Samudera dalam Kebijakan Kelautan dan Perikanan

E-mail Print PDF

Pusat Riset Kelautan akan Menyelenggarakan Sarasehan Pusat Riset Kelautan.
Dilaksanakan pada Selasa 29 September 2020 pada pukul 09:00 - 12:00 WIB dengan Tema "Titah Ratu Samudera dalam Kebijakan Kelautan dan Perikanan"
Streaming melalui media ZOOM dan Youtube Pusat Riset Kelautan (https://youtu.be/2nvTrOg0kVk) .


Link Pendaftaran : https://bit.ly/TitahRatuPRK2020

Dibuka Oleh Kepala Pusat Riset Kelautan: Dr. I Nyoman Radiarta

Pengantar :Imas Masriah, S.Pi (Kepala Pelabuhan Samudera Cilacap)

Narasumber :

  1. Dr. Drs Nur Iswantara, M.Hum (ISI Yogyakarta)
  2. Sarjono (Ketua HNSI Kab. Cilacap)
  3. Ir. Subaktian Lubis, M.Sc (Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Laut)
  4. Dr.-Ing Widodo S Pranowo. (Peneliti Pusat Riset Kelautan)”
  5. Aida Heriati, M.T (Peneliti Pusat Riset Kelautan)

Pemantik : ERISH WIDJANARKO, S.T (Kepala Bidang Riset dan Sumber Daya Laut dan Kewilayahan, Pusriskel)



Last Updated on Sunday, 27 September 2020 10:23
 

Pemaparan Capaian Kinerja Kegiatan Strategis BRSDM

E-mail Print PDF

Bogor, 25 September 2020. Dalam rangka updating capaian kinerja kegiatan strategis BRSDMKP, pada hari Kamis dan Jumat tanggal 24 - 25 September 2020 Sekretariat BRSDMKP menggelar Rapat Koordinasi Updating Data Capaian dan Weekly Report yang dilaksanakan di Ruang Nirwana Hotel Aston Bogor. Acara dihadiri oleh perwakilan masing-masing Pusat / Balai Besar lingkup BRSDMKP secara tatap muka dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan diikuti oleh Satker UPT secara daring, hadir mewakili Pusriskel pada acara ini yakni Eddy Hartono, S.IP, Andreas Wahyo, A. Md dan Sari Novita S.T.

Rapat koordinasi dibuka oleh Sekretaris BRSDMKP Dr. Kusdiantoro yang sekaligus memberikan arahan kepada peserta rapat bahwa seluruh kegiatan strategis perlu mendapatkan pengawalan dari masing-masing Satker agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai.  Acara berikutnya adalah penginputan weekly report dan update data capaian weekly report oleh masing-masing operator Aplikasi Weekly Report Pusat dan UPT, dan dilanjutkan dengan updating capaian realisasi anggaran kegiatan pendukung IKU BRSDM Tahun 2020. Pada hari kedua dilaksanakan sesi paparan hasil updating capaian weekly report dan updating capaian realisasi anggaran kegiatan pendukung IKU BRSDM Tahun 2020 masing-masing Pusat dan Balai Besar serta Sekretariat BRSDM.  Pemaparan updating capaian Pusat Riset Kelautan dilakukan ssecara daring oleh  Kepala Subbagian Keuangan B. Realino, M.Si. yang menyampaikan updating capaian kegiatan dan anggaran terkait MIAMARI/PIAMARI, Rekomendasi/Kebijakan Riset Kelautan, Desa Inovasi hasil riset kelautan, dan Inovasi Teknologi Kelautan.


Last Updated on Friday, 25 September 2020 20:02
 

Peneliti Pusriskel Kaji Solusi Terbaik Mitigasi Rob di Pesisir Pantura Jawa Tengah Bersama Tim Kemenko Kemaritiman dan Investasi

E-mail Print PDF

Kawasan Pesisir Pantura Jawa merupakan urat nadi perekonomian Indonesia. Tingginya konsentrasi penduduk dan tumbuhnya pusat-pusat ekonomi menjadikan kawasan ini terus berkembang dengan pesat. Namun demikian, kawasan Pantura Jawa juga mengalami berbagai permasalahan lingkungan seperti pencemaran, penurunan muka tanah dan banjir rob yang memerlukan upaya mitigasi baik itu yang bersifat jangka pendek maupun jangka panjang.  Terbitnya Perpres No. 79/2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal - Semarang - Salatiga - Demak - Grobogan, Kawasan Purworejo - Wonosobo - Magelang - Temanggung, dan Kawasan Brebes - Tegal – Pemalang semakin mempertegas pentingnya upaya mitigasi bencana rob di kawasan Pesisir Pantura Jawa, khususnya di Pantura Jawa Tengah.

Dalam kesempatan ini, Tim dari Asisten Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air, Deputi Infrastruktur dan Transportasi, Kemenko Kemaritiman dan Investasi mengundang dua peneliti Pusriskel-BRSDMKP-KKP Dr.-Ing Semeidi Husrin, ST.M.Sc dan Dr. Tubagus Solihuddin, ST.,MT untuk bersama-sama mengunjungi langsung beberapa kawasan pesisir di Pantura jawa yang rentan bencana rob di Pantura Jawa Tengah, memberikan masaukan dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat (Bappeda dan Dinas terkait) serta UPT pusat (di bawah Kementerian PUPR dan KKP) untuk bersama-sama merumuskan solusi terbaik penanganan rob di Kota Tegal, Kab. Pemalang, Kota. Pekalongan, Kab. Kendal dan Kota Semarang. Selama berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan UPT Pusat, Asisten Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air, Dr. Eng. Ir. Rahman Hidayat, M.Eng menegaskan bahwa Kemenko Kemaritiman dan Investasi akan terus mengawal amanat Perpres No. 79/2019 untuk penanganan bencana rob di kawasan pesisir terutama di daerah prioritas seperti Jakarta, Cirebon, Pekalongan, Semarang dan Demak. Di lain kesempatan beliau juga menekankan pentingnya koordinasi antar para-pihak untuk menjamin solusi terbaik penanganan rob Pantura Jawa dapat terlaksana dan tepat waktu.

Terkait dengan upaya mitigasi Pesisir Pantura Jawa, Dr.-Ing Semeidi Husrin, ST.M.Sc dan Dr. Tubagus Solihuddin, ST.,MT berkali-kali menekankan pentingnya solusi terintegrasi dan berkelanjutan berdasarkan data dan informasi ilmiah guna menjamin upaya penanganan yang tepat sasaran. Sebagaimana diketahui, Tim Riset Pantura Jawa Pusriskel sejak 5 tahun terakhir telah mengkaji karakteristik Pantai se-Pantura Jawa, memetakan kawasan rentan rob dan abrasi se-Pantura Jawa, best-practices pemanfaatan SDA pesisir, memetakan infrastruktur pantai se-Pantura Jawa dan kaitan antara dinamika hulu-hilir dan hilir-hilir se-Pantura Jawa. Terkait hal tersebut, Indra Hermawan S. Pi, M.Si, Kepala Bidang Infrastruktur Perkotaan, Asdep Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air sangat mendukung upaya peneliti Pusriskel karena data-data dan analisa terkait dinamika Pantura Jawa juga sangat diperlukan tidak hanya untuk penanganan rob tetapi juga untuk kajian pengembangan beberapa kawasan industri di Pantura Jawa Tengah seperti Kawasan Industri di Brebes, Kendal dan Batang. Sementara itu, Suraji, S.P., M.Si selaku Kepala Bidang Infrastruktur Sumber Daya Air dan Pantai, Asdep Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air menegaskan koordinasi dengan para peneliti Pusriskel akan terus berlanjut guna mendukung upaya monitoring implementasi Perpres No. 79/2019, khusunya untuk upaya penanganan bencana rob. (Editor : Dr Semeidi Husrin)


Kawasan Pesisir Pantura Jawa merupakan urat nadi perekonomian Indonesia. Tingginya konsentrasi penduduk dan tumbuhnya pusat-pusat ekonomi menjadikan kawasan ini terus berkembang dengan pesat. Namun demikian, kawasan Pantura Jawa juga mengalami berbagai permasalahan lingkungan seperti pencemaran, penurunan muka tanah dan banjir rob yang memerlukan upaya mitigasi baik itu yang bersifat jangka pendek maupun jangka panjang.  Terbitnya Perpres No. 79/2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal - Semarang - Salatiga - Demak - Grobogan, Kawasan Purworejo - Wonosobo - Magelang - Temanggung, dan Kawasan Brebes - Tegal – Pemalang semakin mempertegas pentingnya upaya mitigasi bencana rob di kawasan Pesisir Pantura Jawa, khususnya di Pantura Jawa Tengah.

Dalam kesempatan ini, Tim dari Asisten Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air, Deputi Infrastruktur dan Transportasi, Kemenko Kemaritiman dan Investasi mengundang dua peneliti Pusriskel-BRSDMKP-KKP Dr.-Ing Semeidi Husrin, ST.M.Sc dan Dr. Tubagus Solihuddin, ST.,MT untuk bersama-sama mengunjungi langsung beberapa kawasan pesisir di Pantura jawa yang rentan bencana rob di Pantura Jawa Tengah, memberikan masaukan dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat (Bappeda dan Dinas terkait) serta UPT pusat (di bawah Kementerian PUPR dan KKP) untuk bersama-sama merumuskan solusi terbaik penanganan rob di Kota Tegal, Kab. Pemalang, Kota. Pekalongan, Kab. Kendal dan Kota Semarang. Selama berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan UPT Pusat, Asisten Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air, Dr. Eng. Ir. Rahman Hidayat, M.Eng menegaskan bahwa Kemenko Kemaritiman dan Investasi akan terus mengawal amanat Perpres No. 79/2019 untuk penanganan bencana rob di kawasan pesisir terutama di daerah prioritas seperti Jakarta, Cirebon, Pekalongan, Semarang dan Demak. Di lain kesempatan beliau juga menekankan pentingnya koordinasi antar para-pihak untuk menjamin solusi terbaik penanganan rob Pantura Jawa dapat terlaksana dan tepat waktu.

Terkait dengan upaya mitigasi Pesisir Pantura Jawa, Dr.-Ing Semeidi Husrin, ST.M.Sc dan Dr. Tubagus Solihuddin, ST.,MT berkali-kali menekankan pentingnya solusi terintegrasi dan berkelanjutan berdasarkan data dan informasi ilmiah guna menjamin upaya penanganan yang tepat sasaran. Sebagaimana diketahui, Tim Riset Pantura Jawa Pusriskel sejak 5 tahun terakhir telah mengkaji karakteristik Pantai se-Pantura Jawa, memetakan kawasan rentan rob dan abrasi se-Pantura Jawa, best-practices pemanfaatan SDA pesisir, memetakan infrastruktur pantai se-Pantura Jawa dan kaitan antara dinamika hulu-hilir dan hilir-hilir se-Pantura Jawa. Terkait hal tersebut, Indra Hermawan S. Pi, M.Si, Kepala Bidang Infrastruktur Perkotaan, Asdep Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air sangat mendukung upaya peneliti Pusriskel karena data-data dan analisa terkait dinamika Pantura Jawa juga sangat diperlukan tidak hanya untuk penanganan rob tetapi juga untuk kajian pengembangan beberapa kawasan industri di Pantura Jawa Tengah seperti Kawasan Industri di Brebes, Kendal dan Batang. Sementara itu, Suraji, S.P., M.Si selaku Kepala Bidang Infrastruktur Sumber Daya Air dan Pantai, Asdep Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air menegaskan koordinasi dengan para peneliti Pusriskel akan terus berlanjut guna mendukung upaya monitoring implementasi Perpres No. 79/2019, khusunya untuk upaya penanganan bencana rob.

Last Updated on Wednesday, 23 September 2020 07:37
 

Selamat Hari Maritim Nasional ke-56 2020

E-mail Print PDF


Zoom : HariMaritimNasional


Last Updated on Wednesday, 23 September 2020 07:24