Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, S.Kom; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel; Novita Ayu Ryandhini, S.Kel;

Berita

Peneliti Pusriskel Berperan Serta Dalam Seminar Nasional Geomatika 2017 "Inovasi Teknologi Penyediaan Informasi Geospasial Untuk Pembangunan Berkelanjutan"

E-mail Print PDF


Bertempat di Aula Utama, Gedung S Lantai 2, Badan Informasi Geospasial (BIG), Cibinong-Bogor pada tanggal 14 November 2017 diadakan Seminar Nasional Geomatika. Acara ini mengambil tema “Inovasi Teknologi Penyediaan Informasi Geospasial Untuk Pembangunan Berkelanjutan”. Disamping itu seminar ini merupakan bentuk penghargaan kepada Drs. Suharto Widjojo, M.A. dan Drs. A.B. Suriadi, M.Sc. peneliti utama yang akan memasuki purna tugas. Acara diawali dengan sambutan sekaligus membuka acara seminar oleh Prof. Dr. Hasanudin Z. Abidin (Kepala BIG), dilanjutkan dengan Talk show yang diantaranya diisi oleh beberapa narasumber seperti; Ir. Rudy Soeprihadi Prawiradinata, MCRP, Ph.D, (Deputi Menteri PPN/Bappenas Bidang Pengembangan Regional) yang mengulas rencana pemindahan ibu kota negara, Sofan Prihadi, ST, (Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Survei Pemetaan dan Informasi Geospasial (APSPIG) yang mengulas kesiapan industri dan sumberdaya manusia di bidang informasi geospasial dan Prof. Dr. Hasanudin Z. Abidin (Kepala BIG) yang mengulas penyediaan informasi geospasial. Seminar kali ini diikuti oleh kurang lebih 200 peserta dan 69 pemakalah yang terbagi dalam beberapa bidang kajian yaitu diantaranya Percepatan pemetaan skala besar dan tata ruang Aplikasi geodesi dalam mendukung kebijakan satu peta, Batas wilayah, Pengelolaan perbatasan dan Pulau kecil terluar, Kebencanaan dan Perubahan Iklim (climate change) dan Pengelolaan Sumberdaya Alam.  Dari 69 pemakalah ini dibagi dalam Presentasi Oral dan Presentasi Poster.

Pusat Riset Kelautan (Pusriskel) BRSDM KP pada acara Seminar Nasional Geomatika 2017 kali ini juga ikut berperan serta dengan peneliti yang menjadi pemakalah dalam acara ini adalah Yulius, M.Si sebagai Presentasi Oral dengan judul makalah “Pengelolaan Budidaya Rumput Laut Berbasis Daya Dukung Lingkungan Perairan Di Pesisir Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat”.

Diharapkan setelah acara Seminar Nasional Geomatika 2017, dengan berbagai studi dan penelitian dari berbagai bidang kajian diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan Indonesia khususnya di bidang geospasial.


Last Updated on Thursday, 16 November 2017 13:34
 

Peneliti Pusriskel Berperan Serta Dalam Seminar Internasional “The 2017 Seminar on green ecological Aqua culture for ASEAN countries

E-mail Print PDF


Seminar ini diselenggarakan pada tanggal 2 – 8 November 2017 di Xiamen – China. Sponsor acara ini adalah State Oceanic Administration (SOA), Co-Sponsor adalah China-ASEAN Marine Cooperation Center (Preparatory), Secretariat of PEMSEA Network of Local Governments for Sustainable Coastal Development (PNLG) dan Organizer adalah Secretariat of Xiamen Southern Oceanographic Center Fujian Institute of Oceanography (FJIO). Seminar internasional kali ini diikuti oleh 16 peserta dari Negara-negara ASEAN yaitu; Timor Leste (2 orang), Filipina (3 orang), Komboja (2 orang), Malaysia (1 orang), Vietnam (3 orang) dan Indonesia (5 orang).

Kegiatan seminar terdiri dari 3 komponen yaitu pengajaran di kelas, menghadiri World Ocean Week dan kunjungan lapangan. Pengajaran di kelas yang diantaranya diisi oleh beberapa narasumber seperti; Prof. Hong Wanshu, (College of Ocean and Earth Science, Xiamen University) yang mengulas the status and prospects of mariculture on China, Prof. Fang Jianguang, (Yellow Sea Fisheries Research Institute Chinese Academy of Fisheries Science) yang mengulas Enlarge integrated multi tropic aquaculture to increase production and maintain enviromental quality of Coastal zone dan Prof. Yang Zhangwu (Fisheries Research Institute of Fujian) yang mengulas Artificial breeding and ecological culture technology of penaeus shrimp.

Kegiatan berikutnya adalah menghadiri World Ocean Week (WOW) di Double Tree Hilton Hotel Haicang, Xiamen. Acara ini terdiri dari beberapa sub kegiatan yaitu; International Ocean Forum dan Blue Economy Partnership Forum, Fair and exhibition on transformation of scientific and technological marine achievement in 2017.


Kegiatan berikutnya adalah kunjungan lapangan ke Oceanic Culture di Haicang District dan Xiamen Xiaodong Island – Intensive Ecological Culture of Grouper and recreational Fishing Village di Xiangan District, Xiamen, Xiaxinglong Aquaculture Seedling Co., Ltd di Haicang District. Serta Kunjungan ke Gulang Island: Case of Oceanic Management Promotes Tourism Economic Development in Xiamen.


Pusat Riset Kelautan (Pusriskel) BRSDM KP pada acara Seminar Internasional kali ini juga ikut berperan serta dengan peneliti yang menjadi peserta dan pemakalah dalam acara ini adalah Yulius, M.Si sebagai Presentasi Oral dengan judul makalah “Blue Economy Development in Indonesia”.

Diharapkan setelah acara seminar internasional ini adalah para peneliti dari Indonesia umumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan khususnya dapat mempresentasikan dan meningkatan kapasitasnya sebagai peneliti.


Last Updated on Thursday, 16 November 2017 10:47
 

Selamat Jalan Kawan: Lestari Cendikia Dewi (Ciwi)

E-mail Print PDF


Last Updated on Wednesday, 15 November 2017 08:34
 

Pusris Kelautan Digandeng Direktorat Perencanaan Ruang Laut Bahas Rapermen Izin Lokasi dan Izin Pengelolaan Perairan

E-mail Print PDF

Jakarta, 10 November 2017. Suatu perairan, apabila dilihat dengan mata telanjang maka yang tampak sejauh mata memandang hanyalah warna biru laut. Namun, apabila ditilik secara 3 (tiga) dimensi mulai dari permukaan hingga dasar lautnya, maka berbagai sumber daya kekayaan alam, dan berbagai aktivitas, serta berbagai infrastruktur ada disana. Suatu pengelolaan kawasan perairan dapat dilakukan oleh perseorangan, korporasi, maupun oleh masyarakat adat. Namun dalam rangka menghindari atau memininalisir adanya konflik kepentingan, diperlukan suatu pengaturan. Pengaturan tersebut melalui penerbitan sebuah izin lokasi dan izin pengelolaan.

Pusat Riset Kelautan digandeng oleh Direktorat Perencanaan Ruang Laut untuk berdiskusi terkait Draft Rancangan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan terkait hal tersebut. Acara yang digelar pada Kamis 9 November 2017, adalah paralel dengan pembahasan Rancangan Peraturan Pemerintah di kantor sekretariat negara untuk hal yang sama. Hadir memberikan review dan bahan pertimbangan adalah Dr. Rudy Akhwady, Dr. Widodo Pranowo, dan Armyanda Tussadiah, S.Kel. Diskusi yang dibuka oleh pelaksana harian Direktur PRL Ibh Nilfa, M.Si, selanjutnya dipimpin oleh Muhandis, M.Si dan juga dihadiri oleh Dr. Budi Sulistiyo selaku Kepala Pusat Data dan Statistik KKP. Disepakati akan dilakukan rally meeting untuk menyempurnakan Draft Rapermen tersebut berikut beberapa petunjuk teknisnya dalam waktu dekat.


 

Selamat dan Sukses Doktor Honoris Causa Susi Pudjiastuti

E-mail Print PDF


Last Updated on Wednesday, 15 November 2017 08:26
 

Selamat Hari Pahlawan

E-mail Print PDF


Last Updated on Wednesday, 15 November 2017 08:27