Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, S.Kom; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel; Novita Ayu Ryandhini, S.Kel;

Berita

Tumpahan Minyak : Penegakan Hukum Mulai Dijalankan

E-mail Print PDF


Sumber Berita : Harian Kompas 4 April 2018 Hal. 13


Last Updated on Friday, 06 April 2018 11:44
 

Keindahan Laut Batam - Bintan Tercemar Minyak, Ini Penyebabnya

E-mail Print PDF

Kawasan pesisir Batam dan Bintan, Kepulauan Riau memiliki potensi pariwisata yang bisa diandalkan untuk memberikan kontribusi nasional. Akan Tetapi, kawasan ini selalu tercemar tumpahan minyak sejak tahun 2015, yang salah satu penyebabnya diduga pembuangan limbah minyak secara ilegal.

"Seperti Januari - Februari bulan lalu belum jelas penyebabnya. Tetapi kuat dugaan bukti pencemaran terjadi karena pembuangan limbah minyak secara ilegal oleh kapal yang tengah berlayar di sekitar perairan Batam-Bintan," jelas Peneliti Oseanografi Pusat Riset Kelautan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Dr. Widodo Pranowo, Jumat (23/3).

Menurut Widodo berdasarkan pemantauan satelit dalam kurun waktu 2014-2017, pencemaran di perairan Batam-Bintan sering terjadi antara musim angin utara. Musim tersebut terjadi antara November hingga Februari. Titik yang sudah terverifikasi tercemar oleh tim Badan Pengendalian Bencana (Badan pengendalian Dampak Lingkungan) tersebar di kawasan wisata pantai Lagoi, Pulau Bintan, antara lain di kawasan Nirwana Garden Resort, Banyan Tree, The Sancaya dan The Lagoi Bay dan Turi Beach Resort, Batam.

Widodo menjelaskan laut Batam-Bintan adalah perlintasan menuju Singapura. Regulasi pemerintahan tersebut mewajibkan kapal - kapal tanker yang masuk wajib dalam kondisi bersih limbah, terutama minyak. Sehingga terdapat kemungkinan Indonesia menjadi area buangan limbah.

"Masih kami teliti walaupun sangat sulit membuktikan. Saya pernah inspeksi dengan polisi lingkungan ke sana ke dapet. Selain itu kemungkinan penyalahgunaan wewenang pemangku kebijakan di sana selain ego sektoral dan lemahnya koordinasi antarsektor. Saya sudah minta teman-teman KPK turun tangan," jelas Widodo.

Selain dugaan pembuangan limbah oleh kapal tangker yang melintas, penyebab lainnya adalah tabrakan kapal. Pada 2 Januari 2015, Kapal MT Alyarmouk berbendera Libya dan MV Sinar Kapuas di Selat Singapura. Tabrakan tersebut menyebabkan robeknya lambung kapal MT Alyarmouk yang sedang dalam pelayaran menuju China dan menumpahkan minyak bertipe Madure Crude Oil. "Pencemaran minyaknya menyebar hinga Batam dan Bintan," tambahnya.

Sumber berita : News Trubus


Last Updated on Friday, 06 April 2018 10:08
 

Pembangunan PIAMARI dan MIAMARI Dikebut Hingga Akhir Tahun 2018

E-mail Print PDF


Jakarta, 05 April 2018. Pusat Riset Kelautan menggelar Rapat pembahasan kemajuan pekerjaan PIAMARI dan MIAMARI  pada  hari Selasa, 03 April 2018, bertempat di Ruang Rapat Pusris Kelautan Gedung 2 BRSDMKP Lantai 4. Agenda utama yang dibahas pada saat rapat yakni  progres kemajuan pekerjaan untuk capaian triwulan 1  dan  juga pembahasan rencana pembayaran termin 1. Rapat dipimpin oleh Kepala Bidang Perekayasaan dan Pengkajian Teknologi Kelautan Dr. Ifan Ridlo Suhelmi,  dan didampingi oleh Kepala Sub Bidang Kewilayahan Eko Triarso, M.Si, serta Kepala Sub Bagian Keuangan B. Realino S., M.Si. Rapat dihadiri oleh  beberapa peneliti dan staf keuangan Pusris Kelautan, dan  turut hadir  pula 2 (dua) kontraktor pembangunan PIAMARI dan MIAMARI. Pada saat rapat masing-masing kontraktor melakukan presentasi untuk melaporkan kemajuan capaian fisik harian, mingguan dan bulanan. Presentasi pembangunan PIAMARI dilakukan oleh Kontraktor PT Amarta Karya dan dihadiri pula oleh Manajemen Konstruksi PT Virama Karya. Presentasi ditanggapi oleh Auditor Inspektorat Jenderal 3, yakni Bpk Anton dan Bpk Irwan. Dan Presentasi MIAMARI dilakukan oleh Kontraktor PT Tata Guna Pratama yang dihadiri oleh Manajemen Konstruksi PT Indah karya (Persero).


Last Updated on Thursday, 05 April 2018 13:42
 

KKP Akan Menata Ulang Rumpon-Rumpon Di WPPNRI

E-mail Print PDF

Jakarta, 05 April 2018. Direktorat Sumber Daya Ikan (Dit. SDI) pada Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap akan menata ulang rumpon-rumpon di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI). Penataan akan dilakukan terutama di WPPNRI yang menjadi habita Tuna Cakalang Tongkol (TCT) dalam rangka memenuhi persyaratan agar Indonesia tidak diembargo produksi tangkapan TCT nya oleh Regional Fisheries Management Office (RFMO) Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

Penataan ulang ini bukanlah berbentuk pelarangan ataupun pemusnahan rumpon, melainkan menata penempatan rumpon agar lebih mudah pengawasan dan pengelolaannya, serta memberikan kenyamanan bagi para pengguna bersama ruang laut di WPPNRI.

Rapat koordinasi yang dipimpin oleh Kepala Sub Dit. SDI Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia digelar pada 02 April 2018 di Bogor disponsori oleh The Nature Conservancy (TNC) Indonesia. Kepala Balai Riset Perikanan Laut (BRPL), Dr. Fayakun Satria, memaparkan hasil kerja Tim penyusunan peta potensi rumpon di WPPNRI. Peta potensi rumpon disusun berdasarkan time series and spatial data analysis terhadap data-data lingkungan laut, eksisting rumpon, dan data zonasi.

Pusat Riset Kelautan melalui Labodatorium Data Laut dan Pesisir bersama Balai Riset Observasi Laut Perancak berkontribusi cukup banyak. Sejumlah dataset meliputi suhu laut, salinitas, arus laut, khlorofil, kesuburan primer, koordinat posisi gunung laut, pun telah digunakan dalam penyusunan prototipe pertama peta potensi rumpon tersebut.

Diharapkan pada tahun 2019, rumpon-rumpon TCT dapat tertata dan terkelola dengan baik menuju perikanan tangkap yang berkelanjutan.

Berita terkait :


Last Updated on Thursday, 05 April 2018 11:29
 

Informasi Teluk Jakarta Hasil Riset Pusat Riset Kelautan Dirujuk Untuk Sinkronisasi RZ Jabodetabekpunjur.

E-mail Print PDF

Jakarta 5 April 2018. Direktorat Perencanaan Ruang Laut (Dit. PRL), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, melakukan rapat sinkronisasi antara Rencana Zonasi Kawasan Strategis Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi dan Cianjur (RZ KS Jabodetabekpunjur). Sinkronisasi dilaksanakan di Direktorat Tata Ruang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) pada 04 April 2018. Tim Dit. PRL dalam hal ini dipimpin oleh Kepala Sub Direktorat Kawasan Strategis Sofyan Hasan, M.Si. Pada kesempatan tersebut, beberapa data Teluk Jakarta yang dirujuk oleh Tim Dit. PRL adalah hasil riset Pusat Riset Kelautan.

Pada tahun 2015-2016, Badan Riset dan SDM KKP membentuk Tim Kajian Reklamasi Teluk Jakarta yang dikoordinatori oleh Dr. Agus Setiawan dari Pusat Riset Kelautan. Sementara itu, pada 2014, Laboratorium Data Laut dan Pesisir pernah membantu Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta dalam menyusun Ekoregion Laut DKI Jakarta. Pada tahun 2014/2015, Pusat Riset Kelautan yang kala itu masih bernomenklatur Pusat Litbang Sumber Daya Laut dan Pesisir bersama IPB Press menerbitkan Buku "Dinamika Teluk Jakarta: Analisis Prediksi Dampak Pembangunan Tanggul Laut Jakarta (Jakarta Giant Sea Wall)".

Berita terkait :


Last Updated on Thursday, 05 April 2018 11:57
 

Penandatanganan Kontrak Hibah Riset Antara Pusat Riset Kelautan dan Coremap-CTI LIPI

E-mail Print PDF

Jakarta, 04 April 2018.  Setelah lolos dalam seleksi program Demand Driven Research Grant (DDRG) COREMAP-CTI LIPI 2018-2019, para peneliti riset DDRG menghadiri undangan Kepala P2O LIPI untuk menghadiri acara Penandatanganan kontrak , Pemantapan desain riset dan Telaah anggaran  pada tanggal 2-3 April 2018. Pada hari pertama, Senin 02 April 2018, bertempat di Gedung Pusat Penelitian dan Oseanografi LIPI (P2O LIPI) kepala peneliti dari masing-masing kegiatan riset terlebih dahulu mempresentasikan desain riset dan penelaahan anggaran riset.  Presentasi dilakukan oleh peneliti dari beberapa institusi pemerintah dan universitas, diantaranya Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, Pusat Riset Kelautan BRSDMKP KKP, Institut Pertanian Bogor, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Universitas Padjajaran, Universitas Bengkulu, Universitas Ciputra Surabaya, dan  Univertas Sam Ratulangi. Desain riset  dari Pusat Riset Kelautan dengan judul “Kajian Daya Dukung Potensi Sumber Daya Air Tanah di Pulau Kecil yang Berpenduduk Padat Studi Kasus: Pulau Gili Ketapang, Probolinggo, Jawa Timur” dipresentasikan oleh Dr. Semeidi Husrin. Pada hari berikutnya, Rabu  03 April 2018, Dr. Semeidi dan beberapa peneliti lainnya kemudian melaksanakan penandatanganan kontrak riset program DDRG 2018 dengan Kepala Pusat Oseanografi LIPI Dr. Dirhamsyah , MA.

Berita terkait : Peneliti Pusat Riset Kelautan Dapatkan Hibah Riset Coremap LIPI


Last Updated on Wednesday, 04 April 2018 12:21