Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, S.Kom; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel; Novita Ayu Ryandhini, S.Kel;

News

Penajaman Riset Pusriskel 2020

E-mail Print PDF

Pada Selasa 4 Februari 2020 di Ruang Rapat Gedung II BRSDMKP lt 6 dilangsungkan rapat koordinasi terkait kegiatan riset Tahun 2020. Rapat dipimpin dan dibuka oleh Kepala Pusriskel Drs. Riyanto Basuki, M.Si. Agenda utama dalam Rakor ini adalah terkait Penajaman Kegiatan Riset tahun 2020 Lingkup Pusat Riset Kelautan berikut UPT-UPT nya. Dipaparkan juga oleh para koordinator/PJPK kegiatan dari UPT dan kegiatan di pusat. Acara akan berlangsung sampai dengan Rabu 5 februari 2020.


Last Updated on Tuesday, 04 February 2020 13:57
 

Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Bapak Kuswartojo Budiharjo

E-mail Print PDF




Last Updated on Thursday, 30 January 2020 07:51
 

Finalisasi LKJ BRSDM KP TA 2019

E-mail Print PDF


Bogor, 29 Januari 2020.  Bertempat di Ruang Rapat Rainbow Sekolah Tinggi  Perikanan Jurusan Penyuluhan, pada 29 Januari 2020 berlangsung acara finalisasi Laporan Kinerja (LKj) BRSDMKP TA 2019. Acara dipimpin oleh Kepala Bagian Program Kusdiantoro, S.Pi, M.Sc. dan didampingi oleh Kepala Subbagian Pelaporan Sekretariat BRSDMKP Rahmadi Sunoko, S.Pi, M.Sc. Acara dihadri oleh perwakilan bagian monitoring dan evaluasi lingkup BRSDM, yakni Pusat Riset Kelautan, Pusat Riset Perikanan, Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan, Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan,  Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan dan  Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan. Agenda acara hari ini adalah verifikasi akhir data dukung capaian sesuai manual IKU serta pembahasan narasi capaian IKU dalam rangka penyusunan Laporan Kinerja BRSDMKP Tahun Anggran 2019. Hadir mewakili Pusat Riset Kelautan yakni Indra Hermawan, M.Si dan Sari Novita, S.T.


Last Updated on Wednesday, 05 February 2020 17:54
 

Kolaborasi LPTK Wakatobi dan Stasiun Maritim Kelas II Kendari BMKG Resmi Bergulir

E-mail Print PDF

Kendari(28/01) –  Loka Perekayasaan Teknologi Kelautan – Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Stasiun Maritim Kelas II Kendari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, pada tanggal 28 Januari 2020.

Penandatanganan perjanjian Kerja Sama ini disaksikan oleh Deputi Bidang Klimatologi, Kepala Biro Hukum BMKG, Kepala Biro Umum BMKG, Inspektur Jenderal, Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV Makassar, Seluruh Kepala UPT se Sulawesi dan Maluku. Sedangkan dari pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan dihadiri oleh Pejabat dari Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari, dan Satuan Pengawas PSDKP Kendari. Turut hadir pula Bupati dan Pejabat Lingkup Pemerintah daerah Kabupaten Kolaka Utara, Konawe Selatan, dan Wakatobi yang juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan BMKG.

Perjanjian Kerja Sama antara LPTK BRSDM – KKP dengan Stasiun Maritim Kelas II Kendari Badan Meteorologi Kimatologi dan Geofisika No. 1/BRSDM/KKP/PKS/I/2020 terkait pemanfaatan dan penyebarluasan informasi meteorologi maritim dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pembangunan sektor kelautan di wilayah Kendari ini ditandatangani oleh Kepala Stasiun Kelas II Kendari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Ramlan sebagai pihak kedua.

Tujuan Perjanjian Kerja Sama ini dimaksud untuk menjalin kerja sama dan sinergitas di bidang meteorologi maritim melalui pemanfaatan informasi dalam rangka mendukung kesejahteraan masyarakat dan pembangunan sektor kelautan.

“Diharapkan dengan adanya perjanjian kerja sama ini, Loka Perekayasaan Teknologi Kelautan yang memiliki tusi Perekayasaan Teknologi di bidang alat dan mesin dapat bersinergi dengan Stasiun Maritim Kelas II Kendari untuk memperkaya informasi terkait meteorologi maritim agar teknologi hasil inovasi LPTK dapat langsung diimplementasikan di lapangan khususnya untuk masyarakat nelayan, pesisir dan pulau-pulau kecil” tutur Kepala Loka Perekayasaan Teknologi Kelautan, Akhmatul Ferlin.


Last Updated on Wednesday, 29 January 2020 13:29
 

Pemmbahasan Kegiatan Riset 2020 Pusriskel

E-mail Print PDF


Bertempat di Ruang Rapat lantai 4 Gedung BRSDMKP II pada 29 Januari 2020 dilangsungkan rapat koordinasi pembahasan kegiatan riset Pusat Riset kelautan Tahun Anggaran 2020. Rapat dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Usaha Ir. Theresia Lolita N, M.Si. Rapat membahas terkat kegiatan riset Pusriskel 2020, Usulan koorditar riset beserta anggotanya.




Last Updated on Wednesday, 29 January 2020 10:10
 

Aquarium Raksasa di Pangandaran Segera Beroperasi

E-mail Print PDF


PANGANDARAN – Pangandaran Integrated Aquarium and Marine Research Institute (Piamari) direncanakan akan mulai beroperasi April 2020 mendatang. Aquarium raksasa dan pusat penelitian ini akan menambah daya tarik wisata di pantai Pangandaran.

Kepala Pusat Riset Kementerian Kelautan Dan Perikanan Riyanto mengatakan, ada tiga bangunan yang terdapat di gedung Piamari yakni akuarium raksasa, pusat riset untuk melakukan penelitian serta dormitory.

“Akuarium raksasa saat ini sedang diuji coba diisi air dan ikan. Didalamnya ada akuarium untuk ikan tawar dan akuarium untuk jenis ikan laut,” ujarnya. Dikatakannya, secara keseluruhan, proyek pembangunan Piamari sudah hampir selesai.

“Gedungnya sudah bagus, tinggal penyempurnaan dan penambahan beberapa sarana dan prasana penunjang saja,” kata dia. Lanjutnya, akuarium raksasa akan dikelola dari sisi bisnis sementara gedung riset akan dipusatkan untuk peneliti di bidang kelautan.

Seperti pemantau tsunami, abrasi, sedimentasi hingga penelitian tanah bergerak atau likuifitas.Menurutnya, Pangandaran secara geografis sangat terkenal tepat karena berada berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. “Indonesia berada di tengah-tengah lautan sehingga memiliki potensi perikanan laut dengan keanekaragaman hayati. Dari 800 jenis terumbu karang ada 558 jenis karang laut yang ada di Indonesia. Jadi betapa kaya nya potensi perikanan laut di Indonesia,” ungkapnya.

Sumber Berita : Radar Tasikmalaya



Last Updated on Tuesday, 28 January 2020 15:00