Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, S.Kom; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel; Novita Ayu Ryandhini, S.Kel;

News

Kapal Pengumpul Sampah Tenaga Matahari Karya Peneliti PIAMARI Pangandaran Siap Difungsikan

E-mail Print PDF

Para peneliti Pusat Riset Kelautan yang terdiri dari Daud Sianturi, M.T, Sofiyan Muji, S.T, Dian Novianto, M.Si, Rikha Bramawanto, S.Pi, Dr. Dwiyoga Nugroho, Agus Sufyan,M.Si, Sarnanda dan Usep Mulyadi, A.Md yang ditugaskan Kepala Pusat Riset Kelautan ke Unit Rintisan PIAMARI telah berhasil menjadikan kapal katamaran multiguna tenaga matahari yang dibangun tahun 2012 berfungsi kembali setelah tidak digunakan selama 5 tahun. Kapal yang sebelumnya hanya digunakan sebagai sarana transportasi untuk rekreasi, kini telah dimodifikasi sebagai kapal pengumpul dan pengangkut sampah. Para peneliti ini yang sebelumnya ditugaskan oleh Kepala Pusat Riset Kelautan untuk melaksanakan tugas-tugas penelitian di Unit Rintisan PIAMARI Pangandaran telah menghasilkan produk pertama mereka di PIAMARI.

Kapal Katamaran Multiguna Tenaga Matahari adalah produk inovasi dari Pusat Riset Kelautan yang telah memperoleh sertifikat paten nomor IDD000055032 merupakan kapal yang 100 persen menggunakan energi matahari sebagai sumber tenaga penggerak utama motor listrik dan beban listrik lainnya.Beberapa bagian kapal ditingkatkan seperti menghitung ulang kebutuhan energi listrik agar dapat ditambah conveyor yang membawa serpihan material sampah hingga 1 Ton, memperluas geladak dengan merubah tempat duduk yang dapat dibongkar pasang sehingga ruangnya dapat dipakai juga sebagai area penampung karung-karung sampah.


Tim yang dipimpin Kepala Unit Rintisan telah membagi dalam tugas untuk memodifikasi kapal. Desain ulang geladak kapal dan perhitungan kapasitas angkut sampah dan tata letak dilakukan Daud Sianturi bersama Sofiyan Muji dan Agus Sufyan diikuti perhitungan ulang kapasitas sistem suplai listrik tenaga matahari dikerjakan Dwiyoga Nugroho bersama Rikha Bramawanto. Sedangkan Dian Novianto, Sarnanda dan Usep Mulyadi menetapkan spesifikasi beberapa komponen kapal yang dibutuhkan.

Saat ini kapal sedang berada di workshop PIAMARI dan siap untuk dicoba performansinya di kanal hasil normalisasi kawasan mangrove Bulaksetra yang menjadi bagian dari kantor Unit Rintisan PIAMARI.



Last Updated on Thursday, 27 February 2020 16:06
 

Saksikan Live Streaming Sharing Session hari ini (26/2) pukul 09.00 WIB dari Studio BRSDM TV-Jakarta

E-mail Print PDF

Saksikan Live Streaming Sharing Session hari ini (26/2) pukul 09.00 WIB dari Studio BRSDM TV-Jakarta

Dengan Pembicara:
Dr. -Ing. Semeidi Husrin, M.Sc
Peneliti Pusat Riset Kelautan, BRSDM
Tema: Pemanfaatan Stasiun Pasang Surut untuk TEWS: Riset, Pengembangan dan Tantangan ke Depan


Link live streaminghttps://www.youtube.com/user/datinification/live ;

Twitter @brsdm_kp ;

Bapak/Ibu dapat menyampaikan pertanyaan terkait materi pada kolom komentar Youtube "BRSDM TV



Last Updated on Wednesday, 26 February 2020 09:28
 

Penjalaran Gelombang Panjang Samudera Hindia dan Pasifik Menciptakan Karakteristik Unik Pasang Surut di Perairan Barat Indonesia

E-mail Print PDF


Jakarta, 25 Februari 2020. Seperti yang telah diketahui bersama bahwa Indonesia merupakan suatu poros maritim karena terletak di sebuah persimpangan unik antara 2 (dua) samudera dan   2 (dua) benua. Perbedaan tekanan udara di atas benua Australia dan benua Asia menciptakan angin monsun yang bersifat periodik musiman. Kondisi tersebut membangkitkan dinamika gelombang frekuensi pendek akibat angin namun bersifat signifikan. Sedangkan 2 (dua) samudera, yakni Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, menjalarkan gelombang yang lain, yakni gelombang frekuensi panjang, yang sering disebut sebagai pasang surut ketika tiba di pantai atau pesisir.Pada Senin, 24 Februari 2020, bertempat di Laboratorium Data Laut dan Pesisir, Pusat Riset Kelautan,  berlangsung ujian tertutup sarjana dari seorang mahasiswi Program Studi Oseanografi Universitas Diponegoro. Saudari Annisa Aulia Lukman, memaparkan dan mempertahankan hasil dan analisis riset skripsinya di hadapan Dr. Widodo Pranowo.  Saudari Annisa telah sukses menggunakan data Finite Element Solution (FES) elevasi pasang surut sebagai dasar pembuatan peta co-tidal dan co-range di perairan barat Indonesia. Validasi kuantitatif antara hasil model dengan dataset dari iPasoet Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Pusat Hidro-Oseanografi telah sukses dilakukan oleh Aulia, begitu nama panggilan akrabnya. Dan tak lupa validasi kualitatif dengan hasil-hasil penelitian sebelumnya, termasuk teori literatur pasang surut di Indonesia juga telah berhasil dilakukannya. Kegiatan yang dilakukan di Laboratorium Data Laut dan Pesisir tersebut, adalah salah satu dari berbagai bukti nyata Pusat Riset Kelautan sebagai Center of Excellent for Applied Oceanography di bumi pertiwi.

Berita Terkait : Pusat Riset Kelautan Sebagai Center of Excellent Oseanografi Terapan


Last Updated on Tuesday, 25 February 2020 15:34
 

Peneliti Pusriskel Memberikan Kuliah Umum kepada Taruna Taruni Politeknik KP Bitung di UPT Riset Teknologi Kelautan (MIAMARI) Kabupaten Pulau Morotai

E-mail Print PDF

Dalam rangkaian kunjungan Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM KP) bersama pejabat BPK dari Jakarta dan Bupati Morotai ke UPT Riset Teknologi Kelautan, beberapa kegiatan yang digalakan untuk menyambut kedatangan para tamu diantaranya keikutsertaan para taruna Politeknik KP Bitung yang secara langsung datang memakai Kapal Latih/Riset Madidihang 3 yang kebetulan sedang melaksanakan tahun bakti taruna taruni Kelautan dan Perikanan 2020 oleh Pusat Pendidikan BRSDM KP dan menginap di Gedung Dormitory selama 10 hari untuk menjalankan serangkaian kegiatan di MIAMARI.

Pembangunan MIAMARI yang telah dicanangkan empat tahun yang lalu telah menampakan bentuk fisik yang megah di atas lahan sekitar empat hektar yang diperuntukan bagi aktifitas riset kelautan, pendidikan dan pelatihan, wisata akuarium dan pusat informasi kelautan. Tiba di MIAMARI Bupati dan para undangan di dampingi Kepala BRSDM Sjarief Widjaja dan Kapus Riset Kelautan Riyanto Basuki langsung meninjau dan melihat pemandangan ke arah laut dari lantai paling atas Gedung Dormitory. Bapak Bupati menyampaikan kekagumannya dan sangat antusias dengan menyarankan penambahan sudut untuk bersantai karena letak Miamari yang berada di pinggir laut. Ini menjadi daya tarik tersendiri selain sebagai tempat melakukan riset yang serius.

Kepala Sub bidang Perekayasaan Teknologi Donal Daniel, M.T dan Peneliti Reiner Arief Troa, M.Si diberi kesempatan mengisi waktu memberikan kuliah umum kepada para Taruna Politeknik KP Bitung dengan tema Perbaikan dan Perawatan Mesin Dasar yang disampaikan Donal Daniel dan selanjutnya tema Tantangan dan Peluang Riset Eksplorasi Laut di Morotai disampaikan oleh Rainer Troa dihadapan 50 orang Taruna Politeknik KP Bitung.

Sementara itu pendukung lainnya yang bertugas di MIAMARI yaitu, Kepala Bidang Teknologi Kelautan Dr. Ifan Ridlo Suhelmi, Kepala Sub Bagian Keuangan Drs. B. Realino, M.Si, Kepala Sub Bagian Kewilayahan Eko Triarso, M.Si dan Peneliti La Ode Nurman Mbay, M.Si juga turut menyiapkan informasi yang dibutuhkan oleh para undangan terkait hal-hal teknis operasional kawasan MIAMARI ke depannya sebagai lembaga riset kelautan di kawasan timur.

Di kesempatan lain hadir juga BP3 Ambon untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat di Morotai berupa memberikan Pelatihan Diversifikasi Olahan Tuna dan Julung dan Pelatihan Penanganan Ikan Di Atas Kapal. Para ibu diajarkan membuat produk makanan dari olahan tuna dan julung yang banyak tersedia di Morotai, sedangkan para bapak diberikan cara penanganan ikan tuna yang baik dan benar mulai dari saat ditangkap, dimasukan dalam es hingga proses pemotongan dan pemisahaan dagingnya.

Pejabat lainnya Kabid MAK Triono, M.T, dan Kasubbid MA Hikmat Jayawiguna, M.Si menyibukan diri melakukan pemetaan udara lokasi MIAMARI menggunakan pesawat tanpa awak drone yang kemudian diolah menjadi data yang dapat dimanfaatkan.

Seluruh kegiatan ini menjadi cikal bakal beroperasinya MIAMARI setelah lebih dari empat tahun dibangun dan mulai menunjukan fisik bangunan meskipun masih banyak pekerjaan untuk menyelesaikan seluruh kawasan sehingga menjadi bermanfaat bagi pembangunan kelautan di kawasan timur khususnya di Pulau Morotai. Kita doakan semoga dalam dua tahun kedepan seluruh pekerjaannya dapat dipenuhi dan MIAMARI dapat berkiprah.


Last Updated on Monday, 17 February 2020 07:05
 

Inisiasi Kerja Sama dengan University of Tasmania

E-mail Print PDF


Sebagai   tindak   lanjut  pertemuan   Bapak  Menteri  Kelautan dan Perikanan dengan  delegasi    the  University  of  Tasmania (UTAS)   Australia,   bahwa    Badan   Riset   dan   Sumber   Daya   Manusia     (BRSDM)    akan menginisiasi   kemitraan   di bidang  riset dan peningkatan  sumber daya manusia   (SDM KP) bersama dengan  UTAS.  Pada jum'at 7 Februari 2020 bertempat Ruang Rapat Sekretariat BRSDM GMB Ill  Lantai 6, dilangsungkan rapat koordinasi terkait inisiasi kerjasama dimaksud. Rapat pembahasan inisiasi kerja sama dg university of Tasmania dengan tema budidaya lobster. Pusriskel nantinya akan kontribusi di bidang oseanografi, observasi dan managemet pesisir. Draft kerjasama masih dibahas dengan Biro Humas dan Kerjasam luar Negeri dan Biro Hukum. Ada capacity building juga yang ditawarkan dalam kerjasama. Hadir mewakili pusriskel dalam rapat Lydia Desmaniar, A. Md dan SAri Novita, S.T. Rapat juga dihadiri oleh perwakilan Sosek, Biotek, BHKLN dan DJPB.


Last Updated on Friday, 07 February 2020 14:58
 

Pusat Riset Kelautan Sebagai Center of Excellent Oseanografi Terapan

E-mail Print PDF

Jakarta, 07 Februari 2020. Akhir bulan pertama Tahun Tikus 2020 ini, Pusat Riset Kelautan menggelar Ekspose eksperimental riset bidang osenografi terapan pada 31 Januari 2020 dan 7 Februari 2020. Para mahasiswa dari Universitaa Udayana dan Universitas Dipoengoro yang melaksanakan praktek kerja lab dan/atau magang di Laboratorium Data Laut dan Pesisir, Pusat Riset Kelautan, memaparkan hasil riset eksperimentalnya.Riset eksperimental oseanografi terapan dilakukan oleh Laboratorium Data Laut dan Pesisir, dalam rangka eksplorasi metodologi yang tepat, efektif dan efisien sebelum dipergunakan untuk riset "official". Sehingga ketika riset resmi menggunakan dana APBN diharapkan bakal memiliki tingkat kegagalan yang rendah. Laboratorium Data Laut dan Pesisir, Pusat Riset Kelautan melakukan eksperimen algoritma variabel oseanografi untuk mengidentifikasi waktu yang tepat untuk wisata "Lumba-Lumba Watching", yang dipresentasikan oleh Ghulam Husein mahasiswa Universitas Udayana.Mahasiswa Universitas Udayana yang lain, Putu Kumara Yasa dan Angela Yustina Ari, keduanya berkolaborasi mengembangkan algoritma untuk mencari konektivitas kesuburan perairan antara Selat Lombok, Selat Badung dan Selat Makassar.Tiga (3) mahasiswa Universitas Diponegoro, Muhamad Akbar Hanavi, Afif Arwin Egaputra dan Shastya Addienda Puspitasari, mempresentasikan keterlibatannya di Laboratorium Data Laut dan Pesisir dalam eksplorasi lebih lanjut algoritma dari Fast Fourier Transform dan Gaussian Least Square untuk mengidentifikasi rob, tsunami, dan pengaruh dari gerhana matahari terhadap kondisi laut. Ada 1 (satu) mahasiswa Universitas Diponegoro, Helwis Liufandy, yang mendapatkan tugas dari Laboratorium Data Laut dan Pesisir melakukan pemodelan tsunami yang dikopling dengan angin dengan mengambil obyek lokasi adalah Teluk Pangandaran.Pada acara ekspos tersebut, dihadiri oleh beberapa staf dan peneliti di Pusat Riset Kelautan, Dosen dan beberapa mahasiswa pasca sarjana Universitas Udayana,  para mahasiswa Prodi Hidrografi dan Prodi Hidro-oseanografi Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut, dan para mahasiswa yang sedang melaksanakan magang di Pusat Penelitian Oseanografi LIPI. Presentasi berlangsung dengan interaktif dan diskusi berlangsung dinamis.



Last Updated on Friday, 07 February 2020 08:33