KETENTUAN CARA PENGIRIMAN NASKAH UNTUK JURNAL KELAUTAN NASIONAL

PEDOMAN PENULISAN JURNAL KELAUTAN NASIONAL

JUDUL (Times New Roman, all caps, 12 pt, bold, centered)


TITLE (Times New Roman, all caps, 12 pt,italic, centered)

(kosong dua spasi tunggal, 12 pt)


Penulis Tunggal  (Times New Roman, 12 pt, bold, centered)

Nama Institusi 

(Times New Roman, 10 pt, bold, centered)

Alamat, nomor telepon dan faks

E-mail: penulis_tunggal@address.com

(kosong dua spasi tunggal, 12 pt)


Penulis Pertama1, Penulis Kedua2 dan Penulis Ketiga3 (Times New Roman, 12 pt, bold, centered)

1 Nama Institusi

(Times New Roman, 10 pt, bold, centered)

Alamat, nomor telepon dan faks

E-mail: penulis_pertama@address.com

(kosong satu spasi tunggal, 12 pt)


Diterima tanggal: ....., diterima setelah perbaikan: ....., disetujui tanggal: ........

(kosong satu spasi tunggal, 12 pt)

ABSTRAK (12 pt, bold)

(kosong satu spasi tunggal, 12 pt)


Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan jenis huruf Times New Roman, ukuran 10 pt, untuk bastrak bahasa Indonesia ditulis tegak, sedangkan abstrak bahasa inggris ditulis italic, spasi tunggal. Abstrak merupakan ringkasan yang utuh dan lengkap yang menggambarkan isi tulisan. Sebaiknya abstrak mencakup latar belakang, tujuan, metode, hasil, serta kesimpulan dari penelitian. Abstrak terdiri dari satu paragraf dengan jumlah kata paling banyak 250 kata dalam bahasa Indonesia dan  150 kata dalam bahasa Inggris.

(kosong satu spasi tunggal 10 pt).

Kata kunci: 3-5 kata kunci (Times New Roman, 10 pt)

(kosong satu spasi tunggal 10 pt)

ABSTRACT (12 pt, bold, italic)

(kosong satu spasi 12 pt)

Abstract should be written in Indonesian and English using Times New Roman font, size 10 pt, italic for English and normal for Indonesian, single spasing. Abstract is a full and complete summary that describe content of the paper It should contain background, objective, methods, results, and conclusion from the research. It consists of one paragraph and should be no more than 250 words in bahasa Indonesia and 150 words in English

(kosong satu spasi tunggal 10 pt)

Keywords: 3-5 keywords (Times New Roman, 10 pt, italic)

(kosong dua spasi tunggal, 12 pt)


PENDAHULUAN (12 pt, bold)

(kosong satu spasi tunggal, 11 pt)

Petunjuk penulisan ini disusun untuk keseragaman format penulisan dan kemudahan bagi penulis dalam proses penerbitan naskah di Jurnal Kelautan Nasional. Penulis bisa menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Naskah dalam bahasa Indonesia harus sesuai dengan EYD yang berlaku, dan bila dalam bahasa Inggris sebaiknya memenuhi standard tata bahasa Inggris baku.

 Penulis dapat mengirim artikel ilmiah ke alamat e-mail: jurnalp3tkp@yahoo.com.

Naskah ditulis dalam format kertas berukuran A4 (210 mm x 297 mm) dengan margin atas dan bawah masing-masing 3 cm, margin kiri dan kanan masing-masing 2 cm. Setiap paragraf ditulis dengan format justify. Jarak antara paragraf adalah satu spasi tunggal. Isi tulisan ditulis dengan jenis huruf Times New Roman, ukuran 11 pt. Panjang naskah minimal 6 halaman dan maksimal 15 halaman, termasuk lampiran.

Format naskah menggunakan aturan sebagai berikut:

a)      Pada saat pengiriman awal, naskah ditulis dalam format 1 kolom.

b)      Setelah naskah dinyatakan layak terbit, penulis harus merubah format naskah menjadi 2 kolom dengan jarak antar kolom 1 cm.

Judul naskah harus mencerminkan inti dari isi suatu tulisan. Judul hendaknya menonjolkan fenomena (obyek) yang diteliti, bukan metode dan bukan kegiatan (proyek). Judul bersifat informatif, spesifik, efektif dan maksimal 15 kata. Jika naskah dalam bahasa Indonesia, ditulis terlebih dahulu judul bahasa Indonesia kemudian diikuti judul dalam bahasa Inggris. Sebaliknya, jika naskah dalam bahasa Inggris, ditulis dahulu judul bahasa Inggris kemudian diikuti judul dalam bahasa Indonesia.

Nama penulis ditulis secara lengkap di bawah judul tanpa menyebutkan gelar. Di bawahnya, dicantumkan nama lembaga dan alamat lengkap tempat penulis bekerja beserta alamat e-mail penulis pertama untuk korespondensi. Jika penulis lebih dari satu orang dan bekerja di lembaga yang sama, maka pencantuman satu alamat telah dianggap cukup mewakili alamat penulis lainnya.

Keterangan naskah ditulis setelah identitas penulis. Ditulis miring dengan jenis huruf jenis huruf Times New Roman, ukuran 9 pt.

Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yang masing – masing dilengkapi dengan kata kunci (keywords). Kata kunci dapat berupa kata tunggal atau kata majemuk (terdiri lebih dari satu kata). Penulisan kata kunci antara tiga sampai lima (3 – 5) kata dan dapat mengikuti klasifikasi sebagai berikut: metode teoritis, metode eksperimen, fenomena, obyek penelitian dan aplikasinya.

Naskah disusun dalam 4 subjudul yaitu: Pendahuluan, Bahan dan Metode, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan dan Saran, Daftar Pustaka, dan Lampiran (jika ada). Subjudul ditulis dengan huruf besar cetak tebal dan tidak diberi nomor. Subjudul untuk naskah bahasa Inggris sebagai berikut: Introduction, Tools and Methods, Results and Discussion, Conclusions and Suggestion, References dan Appendix (jika ada). Penggunaan subsubjudul sebaiknya dihindari, apabila diperlukan diberi nomor bertingkat dengan angka latin seperti contoh berikut: 1., 1.1. 1.2., … dan seterusnya.

Pendahuluan hendaklah mencakup hal-hal berikut ini: latar belakang, perumusan masalah, tujuan, teori, dan hipotesis (jika ada). Untuk penemuan-penemuan ilmiah yang telah dipublikasikan sebelumnya baik oleh diri-sendiri maupun orang lain dan berkaitan dengan penelitian yang dikerjakan, bisa dimasukkan di dalam subjudul pendahuluan ini.

Metode penelitian yang digunakan harus ditulis sesuai dengan cara ilmiah, yaitu rasional, empiris dan sistematis. Seyogyanya disebutkan waktu dan tempat penelitian secara jelas, berikut data maupun alat dan bahan yang dipakai dalam penelitian.

Hasil dan pembahasan berisi hasil analisis fenomena di wilayah penelitian yang relevan dengan tema kajian. Hasil penelitian hendaknya dibandingkan dengan teori dan temuan penelitian yang relevan

Kesimpulan bisa berupa kesimpulan khusus dan kesimpulan umum. Kesimpulan khusus merupakan hasil analisa data atau hasil uji hipotesa tentang fenomena yang diteliti. Kesimpulan umum sebagai hasil generalisasi atau keterkaitan dengan fenomena serupa di wilayah lain dari publikasi terdahulu. Hal yang perlu diperhatikan adalah segitiga konsistensi (masalah-tujuan-kesimpulan harus konsisten).

Penggunaan catatan kaki tidak diperkenankan. Simbol/lambang ditulis dengan jelas dan konsisten. Istilah asing ditulis dengan huruf italic. Singkatan harus dituliskan secara lengkap pada saat disebutkan pertama kali,  setelah itu bisa ditulis kata singkatnya.

Tabel ditulis dengan Times New Roman ukuran 10 pt dan berjarak satu spasi dibawah judul tabel. Judul tabel ditulis dengan bahasa Indonesia dan terjemahan bahasa Inggris di bawahnya. Judul tabel ditulis dengan huruf berukuran 10 pt dan ditempatkan diatas tabel. Penomoran tabel menggunakan angka Latin (1,2,…..). Tabel diletakkan segera setelah disebutkan di dalam naskah. Tabel diletakkan pada posisi paling atas atau paling bawah dari setiap halaman dan tidak diapit oleh kalimat. Apabila tabel memiliki lajur/kolom cukup banyak, bisa digunakan format satu kolom atau satu halaman penuh. Setiap tabel harus mencantumkan sumber.

(kosong satu spasi tunggal, 11 pt)

Tabel 1. Kriteria umum stabilitas kapal ikan .

Table 1. Common criteria fishing vessel stability

Kriteria

Nilai Kriteria IMO

00 – 300

≥ 3,151 m.deg

00 – 400

≥ 5,157 m.deg

300– 400

≥ 1,719 m.deg

GZ max pada sudut 300 atau lebih

≥ 0,2 m

sudut GZ max

≥ 25 deg

GM0

≥ 0,150 m

Sumber: IMO, 2002

 (kosong satu spasi tunggal, 11 pt)

 

Gambar 1. Parameter DO (warna biru), parameter salinitas (warna jingga), parameter suhu (warna hijau) dari telemetri buoy PLUTO.

Figure 1. DO parameter (blue color), salinity parameter (violet color), temperature parameter (green color) from buoy PLUTO’s telemetry.

Sumber: Hasil pengukuran


(kosong satu spasi tunggal, 11 pt)

Gambar diletakkan segera setelah disebutkan dalam naskah. Gambar diletakkan pada posisi paling atas atau paling bawah dari setiap halaman dan tidak boleh diapit kalimat. Gambar diletakkan simetris dalam kolom. Apabila gambar cukup besar, bisa digunakan format satu kolom. Penomoran gambar menggunakan angka latin. Penulisan judul gambar menggunakan huruf Times New Roman berukuran 10 pt dan diletakkan di bagian bawah, seperti pada contoh diatas. Judul gambar ditulis dengan bahasa Indonesia dan terjemahan bahasa Inggris di bawahnya dalam tanda kurung dan cetak miring. Setiap gambar harus menyebutkan sumbernya. Jika gambar yang ditampilkan merupakan milik pribadi, maka ditulis “Sumber: Dokumentasi pribadi”

Apabila terdapat persamaan reaksi atau matematis, diletakkan simetris pada kolom. Nomor persamaan diletakkan di ujung kanan dalam tanda kurung, dan penomoran dilakukan secara berurutan. Apabila terdapat rangkaian persamaan yang lebih dari satu baris, maka penulisan nomor diletakkan pada baris terakhir. Penunjukkan persamaan dalam naskah dalam bentuk singkatan, seperti Pers. (1).

(kosong satu spasi tunggal 11 pt)

(1)

(kosong satu spasi tunggal 11 pt)

Penurunan persamaan matematis tidak perlu ditulis semuanya secara detail, hanya dituliskan bagian yang terpenting, metode yang digunakan dan hasil akhirnya.

Pengutipan/sitasi pustaka di dalam naskah mengacu pada pedoman sebagai berikut:

  • Kutipan atau keterangan yang bersumber dari naskah yang ditulis oleh penulis tunggal, sitasinya ditulis dengan menyebutkan nama belakang penulis diikuti dengan tahun penerbitan naskah. Contoh: Walker (2007) atau (Walker, 2007).
  • Kutipan atau keterangan yang bersumber dari naskah yang ditulis oleh 2-5 penulis, pada sitasi awal ditulis dengan menyebutkan semua nama belakang penulis diikuti dengan tahun penerbitan naskah. Sedangkan sitasi selanjutnya, cukup ditulis nama penulis pertama diikuti dengan et al dan tahun penerbitan naskah. Contoh:
    • Sitasi awal: Walker, Allen, Bradley, Ramirez dan Soo (2008) atau (Walker, Allen, Bradley, Ramirez dan Soo, 2008).
    • Sitasi selanjutnya: Walker et al. (2008) atau (Walker et al., 2008).
  • Kutipan atau keterangan yang bersumber dari naskah yang ditulis oleh 6 penulis atau lebih, sitasinya ditulis dengan menyebutkan nama belakang penulis pertama diikuti dengan et al dan tahun penerbitan naskah. Contoh: Wasserstein et al. (2005) atau (Wasserstein et al., 2005)
  • Kutipan atau keterangan yang bersumber dari naskah yang ditulis oleh institusi, lembaga atau grup yang memiliki singkatan, pada sitasi awal ditulis dengan menyebutkan nama lengkap institusi, lembaga atau grup diikuti dengan tahun penerbitan naskah. Sedangkan sitasi selanjutnya, cukup ditulis dengan singkatannya diikuti dengan tahun penerbitan naskah. Contoh:
    • Sitasi awal: Kementerian Kelautan dan Perikanan (2010) atau (Kementerian Kelautan dan Perikanan, 2010).
    • Sitasi selanjutnya: KKP (2010) atau (KKP, 2010).
  • Kutipan atau keterangan yang bersumber dari naskah yang ditulis oleh institusi, lembaga atau grup yang tidak memiliki singkatan, sitasinya ditulis dengan menyebutkan nama institusi, lembaga atau grup diikuti dengan tahun penerbitan naskah. Contoh: University of Pittsburgh (2005) atau (University of Pittsburgh, 2007).

Teknik sitasi tersebut dapat dilihat perbedaannya melalui tabel di bawah ini.

Teknik sitasi di dalam teks

DAFTAR PUSTAKA

(kosong satu spasi tunggal, 11 pt)

Penulisan daftar pustaka sesuai dengan urutan pengutipannya dalam naskah. Jumlah sumber acuan dalam satu tulisan paling sedikit 15 (lima belas) sumber acuan, dengan 80% merupakan sumber acuan primer dan 80% merupakan terbitan 5 tahun terakhir. Sumber acuan primer adalah sumber acuan yang langsung merujuk pada bidang ilmiah tertentu, sesuai topik penelitian dan sudah teruji. Sumber acuan primer dapat berupa: tulisan dalam makalah ilmiah dalam jurnal internasional maupun nasional terakreditasi, hasil penelitian di dalam disertasi, tesis, maupun skripsi. Buku (textbook), termasuk dalam sumber acuan sekunder.

Daftar pustaka disusun menurut abjad, tanpa menggunakan nomor urut, dengan ukuran font 10. Penulisan setiap acuan, menjorok (indent) 1 cm mulai baris kedua.

Gaya penulisan daftar pustaka mengacu pada APA style yang dikembangkan oleh American Psychological Association, seperti contoh berikut ini:

Paper dalam jurnal

  1. Artikel dalam jurnal (1 penulis)

Handayani, A. S. (2010). Analisis daerah endemik bencana akibat cuaca ekstrim di Sumatera Utara, Jurnal Meteorologi dan Geofisika, 11(1), 52-57.

  1. Artikel dalam jurnal (2 - 6 penulis)

Suryanto, W., Nurdiyanto, B., & Pakpahan, S. (2010). Implementasi perhitungan receiver function untuk gempa jauh menggunakan Matlab. Jurnal Meteorologi dan Geofisika, 11(1), 66-72.

  1. Artikel dalam jurnal (lebih dari 6 penulis)

Subagyono, K., Sugiharto, B., Purwani, E. T., Susilokarti, D., Las, I., Unadi, A., et. al. (2010). Technology needs assessment (TNA) for climate change mitigation in agriculture sector: criteria, prioritizing and barriers. Jurnal Meteorologi dan Geofisika, 11(2), 96-105.


Buku

  1. Buku (1 penulis)

Shearer, P. M. (1999). Introduction to seismology. Cambridge: Cambridge University Press.

  1. Buku (2-6 penulis)

Trewartha, G. T., & Horn, L. H. (1980). An introduction to climate. New York: McGraw-Hill.

  1. Buku (lebih dari 6 penulis)

Johnson, L., Lewis, K., Peters, M., Harris, Y., Moreton, G.,…Morgan, B. (2005). How far is far? London: McMillan.

  1. Buku tanpa penulis

Art Students International. (1988). Princeton, NJ: Educational Publications International.

  1. Buku tanpa bab

Skinner, B. F. (1969). Contingencies of reinforcement. New York: Appleton-Century- Crofts.

Bremner, G., & Fogel, A. (Eds.). (2001). Blackwell handbook of infant development. Malden, MA: Blackwell.

  1. Buku dengan bab

Harlow, H. F. (1958). Biological and biochemical basis of behavior. In D. C. Spencer (Ed.), Symposium on interdisciplinary research (pp. 239-252). Madison: University of Wisconsin Press.

  1. Buku dengan edisi/versi

Strunk, W., Jr., & White, E. B. (1979). The elements of style (3rd ed.). New York: Macmillan.

Cohen, J. (1977). Manual labor and dream analysis (Rev. ed.). New York: Paradise Press.

American Psychiatric Association. (1994). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (4th Ed.). Washington, DC: Author.

  1. Buku terjemahan

Nybakken, J. W. (1988). Biologi laut: Suatu pendekatan ekologis. Terj. dari Marine biology: An ecological approach (Eidman, M., Koesoebiono, D. G. Bengen, M. Hutomo & S. Sukardjo, Penerjemah). Jakarta: PT. Gramedia.

  1. Buku dengan beberapa volume

Wilson, J. G., & Fraser, F. (Eds.). (1988-1990). Handbook of wizards (Vols. 1-4). New York: Plenum Press.

  1. Artikel atau bab dalam buku

Fremerey, M. (2006). Resistance to change in higher education: Threat or opportunity? In M. Fremerey, & M. Pletsch-Betancourt. (Eds.) Prospects of change in higher education: Towards new qualities & relevance. Frankfurt: IKO-Vlg fur Interkult, GW/Transaction Pubs.

Jahr, V., & Teichler, U. (2002). Employment and work of former mobile students. In U. Teichler (Ed.) ERASMUS in the SOCRATES programme, finding of an evaluation study (pp. 117-135). Bonn: Lemmens.


Prosiding

Meilano, I., Abidin, H. Z., & Natawidjaya, D. H. (2009). Using 1-Hz GPS data to measure deformation caused by Bengkulu earthquake. Proceeding of International Symposium on Earthquake and Precursor, 153-158. Bukittinggi: Research and Development Center, BMKG.


Makalah seminar, lokakarya

Ibnu, S. (2011). Isi dan format jurnal ilmiah. Makalah disajikan dalam Lokakarya Nasional Pengelolaan dan Penyuntingan Jurnal Ilmiah, Malang: Universitas Negeri Malang.


Skripsi, disertasi, tesis

Riyadi, M. (1996). Pemodelan gaya berat tiga dinensi untuk melokalisir jebakan timah di daerah Pemali-Bangka. Tesis. Fakultas MIPA: Universitas Indonesia.


Laporan penelitian

Sumaryanto. (2008). Karakteristik sosial ekonomi petani pada berbagai agroekosistem. Laporan penelitian, Pusat Analisis Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. Bogor: Kementrian Pertanian.

Sumber digital

  1. Buku elektonik dari perpustakan digital

Wharton, E. (1996). The age of innocence. Charlottesville, VA: University of Virginia Library. Diakses 6 Maret 2001, dari netLibrary database.

  1. Artikel Jurnal dari perpustakaan digital

Schraw, G., & Graham, T. (1997). Helping gifted students develop metacognitive awareness. Roeper Review, 20, 4-8. Diakses 4 November 1998, dari Expanded Academic ASAP database.

  1. Artikel Majalah atau Koran dari Internet (bukan dari perpustakaan digital)

Sarewitz, D., & Pielke, R. (2000, July). Breaking the global warming gridlock [Electronic version]. The Atlantic Monthly, 286(1), 54-64.

  1. Artikel e-Journal

Bilton, P. (2000, January). Another island, another story: A source for Shakespeare's The Tempest. Renaissance Forum, 5(1). Diakses 28 Agustus 2001, dari http://www.hull.ac.uk/renforum/current.html

  1. Halaman Web

Shackelford, W. (2000). The six stages of cultural competence. In Diversity central: Learning. Diakses 16 April 2000, dari http://www.diversityhotwire.com/learning/cultural_insights.html

  1. Web Site dari organisasi

American Psychological Association. (n.d.) APAStyle.org: Electronic references. Diakses 31 Agustus 2001, dari http://www.apa.org/journals/webref.html