SUMBERDAYA LAUT DAN PESISIR – TAHUN 2013

Analisis Kebijakan Pengembangan Pulau-pulau Kecil Berbasis Konservasi di Kabupaten Wakatobi

 

Latar Belakang :

Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki wilayah perairan pesisir yang unik dan memiliki nilai cukup strategis dalam pembangunan ekonomi, baik dalam pemanfaatan ekonomi maupun ekologinya. Dalam pengelolaannya diperlukan keterpaduan antar berbagai kegiatan dalam koordinasi dan mengarahkan berbagai kegiatan yang ada di wilayah pesisir tersebut. Hal ini dimaksudkan sebagai suatu upaya secara terprogram untuk mencapai tujuan yang dapat mendukung antara berbagai kepentingan agar terpelihara lingkungan dan tercapainya pembangunan ekonomi dalam rangka kebijakan MP3EI. Wakatobi juga merupakan nama kawasan taman nasional yang ditetapkan pada tahun 1996, dengan total area 1,39 juta ha, menyangkut keanekaragaman hayati laut, skala dan kondisi karang; yang menempati salah satu posisi prioritas tertinggi dari konservasi laut di Indonesia. Kabupaten ini mempunyai 25 gugusan terumbu karang yang masih asli dengan spesies beraneka ragam bentuk. Taman laut yang dinilai terbaik di dunia ini sering dijadikan ajang diving dan snorkling bagi para penyelam nasional maupun internasional. Dengan seluruh potensi yang ada, Kabupaten Wakatobi membutuhkan percepatan pengembangan ekonomi yang berbasis kelautan dan perikanan agar kesejahteraan bagi seluruh masyarakat dapat diwujudkan lebih dini.

 

Tujuan :

1.   Mengetahui pengembangan Pulau-Pulau Kecil Berbasis Konservasi di Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara

2.   Memetakan pengembangan Pulau-Pulau Kecil Berbasis Konservasi di Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara

3.   Memberikan bahan rekomendasi pengelolaan Pulau-Pulau Kecil Berbasis Konservasi di Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara

 

Metode :

1.   Metode pengamatan dan pengukuran langsung di lapang dengan menggunakan metode Point Intercept Transect dan metode visual sensus

2.   Metode purposive sampling secara in situ

3.   Metodepengamatan geologi (litologi penyusun), morfologi pantai, dan karakteristik garis pantai berdasarkan metode Dolan et al (1975)

4.   Analisis kesesuaian kawasan dengan menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG)

5.   Analisis Ekonomi Wilayah menggunakan Analisis LQ untuk mengetahui kemampuan suatu sub-wilayah dalam sektor/kegiatan tertentu

6.   Analisis Prospektif Partisipatif untuk pengambilan keputusan bagi kelanjutan pembangunan

 

Hasil :

Hasil riset berupa peta pengembangan Pulau-Pulau Kecil Berbasis Konservasi khususnya pengembangan wisata bahari di Pulau Wangi-wangi dan sekitarnya, Kabupaten  Wakatobi  Provinsi  Sulawesi  Tenggara.  Peta ini menunjukkan  pengembangan  kawasan  wisata  bahari  antara lain berada  di utara  Pulau Wangi-wangi, Kecamatan Wangi-wangi dan di utara Pulau Kapota, Kecamatan Wangi-wangi Selatan dengan luas sekitar 2.786,9 hektar atau 20,3% dari luas total wilayah kawasan. Perlu adanya manajemen yang baik dengan menambahkan teknologi pada daerah wisata bahari sesuai marjinal sehingga dapat meningkat menjadi sesuai.

Hasil pengamatan dan pengukuran langsung di lapang menunjukan terumbu karang di daerah penelitian memiliki bentuk wall (reef wall) dan tubir (reef slope), berjarak 200-300 meter dari pinggir pantai dengan kedalaman ±2 meter lalu berbentuk tubir hingga kedalaman mencapai 100 meter. Ikan karang di daerah penelitian

ditemukan 17 famili ikan karang yang terdiri dari 89 spesies. Hasil penelitian kualitas air di daerah penelitian sebagai daerah wisata bahari berdasarkan parameter yang terukur masih dalam kondisi bagus. Karakteristik pantai daerah penelitian secara keseluruhan termasuk jenis pantai berpasir bercampur pecahan karang kemudian pantai bertebing karang (cliff), dan pantai berkantong (sandy pocket beach).

Berdasarkan analisis Prospektif Patisipatif diperoleh empat variabel utama: 1. Prilaku Masyarakat menjaga lingkungan, 2. Karakter Masyarakat, 3. Sumber Daya Manusia dan 4. Motivasi. Keempat variabel tersebut berperan dalam penyusunan regulasi kebijakan Pengembangan Pulau-Pulau Kecil Berbasis Konservasi di Kabupaten Wakatobi.

Unit Kerja

Alamat

:

:

:

:

:

 

 

 

Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Pesisir

Jl. Pasir Putih I Lantai 3, Ancol Timur, Jakarta Utara 14430 – DKI Jakarta / Telp. : (021) 64711583 pes 4304 / Fax. : (021) 64711654

Lokasi Kegiatan

Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara

Peneliti Utama Keg

Peneliti Anggota

Yulius, M.Si.

1.      Dr. Taslim Arifin, M.Si

2.      Dr. Dini Purbani

3.      Muhammad Ramdan, ST, MT

4.      Hadiwijaya LS, M.Si.

5.      Aida Heriati. MT