Java Upwelling Variation

 

Upwelling di bulan Juni-Juli-Agustus

 


Plot data atmospheric RAMA buoy

 

Latar Belakang :

Java Upwelling Variation (JUV) Project yang telah berlangsung sejak tiga tahun lalu sebagai kolaborasi riset Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (Balitbang KP) dengan First Institute of Oceanography (FIO) Cina telah memberikan kontribusi data oceanografi dan atmosfir yang sangat berguna untuk kajian-kajian laut, atmosfir dan interaksi laut-atmosfir.

Tujuan:

  1. Kajian yang lebih mendalam tentang karakteristik dan dinamika di perairan selatan Jawa dengan menggunakan metode terbaru.
  2. Mengukur variabilitas Java upwelling dan peranannya terhadap Indian Ocean Dipole (IOD) yang berpengaruh dengan sistem hujan dan migrasi ikan.

Metode:

  1. Pengumpulan data sekunder yang berkaitan dengan dinamika arus dan karakteristik massa air di perairan selatan Jawa.
  2. Pengumpulan data oseanografi dengan memasang mooring, akuisisi data in situ dengan teknik underway measurement.
  3. Analisis terhadap data mooring time series, statistik dan permodelan.

Hasil:

  1. Berdasarkan data analisis hasil backscatter intensity dan kecepatan arus dari alat Acoustic Doppler Current Profiler (ADCP) menunjukkan adanya pergerakan zooplankton Vertical Diel Migration (VDM) yang bergerak ke arah lapisan lebih dalam saat matahari terbit dan sebaliknya.
  2. Pada saat summer monsoon (Juni-Juli-Agustus) terlihat adanya intesnsitas yang tinggi dari VDM dikarenakan terjadi upwelling pada musim tersebut.
  3. Indikasi upwelling dari hasil pemrosesan data JUV mooring ini memberikan informasi untuk fish product dan pergerakannya karena nutrisi ikan bergerak ke lapisan permukaan, hal ini didukung oleh data satelit yang memperlihatkan adanya intensitas krolofil yang tinggi.
  4. Terdapat keterkaitan antara upwelling dan Indian Ocean Dipole (IOD) yang sangat mempengaruhi sistem penghujan dan migrasi ikan di kepulauan Indonesia.
    5. Arus di daerah Java Upwelling Mooring ini cukup kompleks diduga dipengaruhi oleh perubahan angin lokal, sistem arus (Indonesia Througflow) dan proses yang terjadi di daerah Equatorial Indian Ocean.

Lokasi Kegiatan

:

Laut selatan Jawa

Peneliti Utama Keg

 

:

 

Salvienty Makarim,S.Si, M.Sc.