Sistem Informasi Nelayan Pintar (SINP) adalah suatu sistem yang dikembangkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai salah satu program QUICK WINS yang merupakan perwujudan dari salah 1 (satu)  dari 9 (sembilan) agenda prioritas pembangunan nasional kabinet kerja 2014 - 2015 (NAWACITA). Prioritas pembangunan nsional tersebut adalah agenda ke-3 yakni pemerintah akan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Dalam hal ini KKP memfokuskan kepada penguatan daerah-daerah dan desa sebagai sentra masyarakat perikanan (Nelayan) dengan memberikan peran pelabuhan perikanan sebagai sentra dari kawasan aktivitas masyarakat perikanan tersebut.

Pekerjaan besar SINP ini melibatkan BADAN LITBANG KELAUTAN DAN PERIKANAN, DITJEN PERIKANAN TANGKAP, DITJEN PENGGUATAN DAYA SAING PRODUK KELAUTAN DAN PERIKANAN. Dalam hal ini KKP juga menggandeng Kementerian dan Lembaga Seperti KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA dan BMKG. Sedangkan di  lingkup BADAN LITBANG KELAUTAN DAN PERIKANAN SINP ini melibatkan Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Pesisir (P3SDLP), Pusat Pengkajian dan  Perekayasaan Teknologi Kelautan dan Perikanan (P3TKP), Balai Penelitian Observasi dan Laut (BPOL). Adapun konsep besar dari SINP dapat dibaca pada link ini: Konsep Sistem Informasi Nelayan Pintar (SINP).

Adapun informasi yang disediakan oleh P3SDLP untuk SINP ini adalah :
1. Prakiraan Pasang Surut di Pelabuhan Perikanan (per 14 hari kedepan, dengan resolusi temporal 1 jam)
2. Prakiraan Curah Hujan di Pelabuhan Perikanan (per 7 hari kedepan, dengan resolusi temporal 3 jam) - Eksperimental
3. Prakiraan Suhu Udara 2 meter di atas muka laut di Pelabuhan Perikanan (per 7 hari kedepan, dengan resolusi temporal 3 jam) - Eksperimental
4. Prakiraan Angin 10 meter di atas muka laut di Pelabuhan Perikanan (per 7 hari kedepan, dengan resolusi temporal 3 jam) - Eksperimental
5. Prakiraan Suhu Muka Laut Indonesia (per 5 hari kedepan dengan resolusi 1 hari) - Kontribusi dari INAOFS
6. Prakiraan Arus Muka Laut Indonesia (per 5 hari kedepan dengan resolusi 1 hari) - Kontribusi dari INAOFS