Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, S.Kom; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel; Novita Ayu Ryandhini, S.Kel;


PENASULTRA.ID, BUTON TENGAH – Setelah sukses pelaksanaan implementasi Seo Bamboo (bambu laut) di desa Kamama Mekar, Kecamatan Gu yang digelar oleh Loka Perekayasaan Teknologi Kelautan (LPTK) Wakatobi bersama komunitas Buton Tengah Creative (BTC) mendorong pemerintah daerah (Pemda) Buton Tengah (Buteng) kembali menggelar kembali kegiatan tersebut.

“Jadi nanti skalanya akan lebih besar minimal nasional dengan menghadirkan Kemenko Kemaritiman,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Buteng, H. Kostantinus Bukide saat ditemui beberapa awak media usai membuka kegiatan Seo Bamboo, Rabu 31 Maret 2021.

Ia menyebut itu sangat mungkin untuk dilakukan melihat rentan waktu yang masi menyisahkan beberapa bulan lagi lamanya.

“HUT Buteng kan masih menyisahkan waktu beberapa bulan lagi, jadi segala persiapan termasuk membangun koordinasi dengan Kemenko Kemaritiman itu bisa dilakukan. Apa lagi pak bupati dan pak Ferlin selaku Kepala LPTK Wakatobi sangat respon untuk dilakukan kedua kalinya dan lebih besar lagi,” tambah dia.

Jenderal ASN di Buteng ini menambahkan, penanaman bambu laut menyimpan harapan besar kedepannya untuk dilakukan ditiap kecamatan.

“Melihat penjelasan dari tim LPTK Wakatobi, justru saya berkeinginan kalau bisa ditiap kecamatan kita lakukan dan padukan dengan jenis karang lainnya biar bervariasi,” tandasnya.

Sumber Berita : Penasutra