Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, S.Kom; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel; Novita Ayu Ryandhini, S.Kel;



10 Unit WakatobiAIS terpasang hari jumat 26 Maret 2021 di 10 kapal penangkap ikan di PPN Karangantu. Wakatobi AIS adalah sebuah perangkat AIS Class B yang dapat mengirim posisi kapal secara simultan sehingga keberadaannya dapat diketahui oleh kapal-kapal lain disekitarnya dan stasiun monitoring di darat. Kegunaannya sebagai alat keselamatan nelayan apabila kapal mengalami bahaya yang mengancam keselamatan nelayan.


Kepala PPN Karangantu bapak Asep Saefuloh sangat mendukung implementasi alat keselamatan nelayan di kapal-kapal nelayan terutama nelayan di wilayah pengawasannya apalagi dipilihnya PPN Karangantu merupakan pertama kali dimanfaatkannya alat keselamatan nelayan hasil temuan para perekayasa Loka Perekayasaan Teknologi Kelautan (LPTK) Wakatobi tersebut.

Sebagai salah satu inventor alat, bapak Arif Rahmat telah memimpin kegiatan instalasi alat didampingi Sub Koordinator Kelompok Pelayanan Jasa bapak Donal Daniel, Tim dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin KKP) dan Pengawas Perikanan PPN Karangantu, mulai dari menghubungi pemilik kapal, menentukan kapal yang memenuhi syarat, menyiapkan peralatan, instalasi, menghidupkan alat hingga memberikan edukasi singkat kepada pemilik dan ABK di atas kapal. Alat ini sendiri dirancang sangat kecil dan ringan serta mudah dioperasikan nelayan. Instalasi di kapal hanya membutuhkan waktu 7 hingga 10 menit alat dapat langsung dinyalakan dan otomatis kapal dapat dilihat posisinya di layar monitor.

Adapun sistem WakatobiAIS terdiri dari:
1. Unit di kapal: AIS transmitter, perangkat AIS
2. Unit di darat: menara antenna AIS receiver+ mini PC, Modem
3. Layar ship monitoring

Kegiatan ini adalah hasil sinergi diantara unit Eselon II KKP yaitu Pusat Riset Kelautan BRSDM KKP dan Pusat Data dan Informasi Sekjen KKP untuk memanfaatkan hasil inovasi di KKP guna mensukseskan program Pelabuhan Digital dimana Pilot Project pertama dilaksanakan di PPN Karangantu Banten.

Setelah melalui tahapan instalasi, sosialisasi kegunaan alat kepada nelayan perlu dilakukan guna memantapkan program ini agar dapat diketahui oleh lebih banyak lagi nelayan dan stakeholder lain. Direncanakan pada 29 Maret 2021 diadakan kegiatan sosialisasi yang dihadiri Kepala Pusat Datin dan Kepala Pusat Riskel serta Kepala PPN Karangantu Kementerian Kelautan dan Perikanan.