Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, S.Kom; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel; Novita Ayu Ryandhini, S.Kel;

MATARAM-Potensi kelautan dan perikanan di NTB sangat besar. Sehingga kehadiran investor sangat diperlukan, agar bisa bersinergi dan mengembangkan sektor kelautan dan perikanan di daerah. Ini disampaikan Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat menerima audiensi Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di ruang kerjanya, Senin (1/2).

Saat ini, Pemprov NTB terus mendukung berbagai program dari pemerintah pusat untuk kemajuan daerah. Salah satunya, BRSDM KKP merencanakan pembangunan technopark sumber daya pesisir dan laut yang berlokasi di Kabupaten Lombok Tengah.

“Saya kira technopark salah satu program unggulan dari presiden dan kalau direalisasikan ini akan bagus sekali, karena NTB dengan technopark bukan suatu hal yang baru,” kata gubernur.

Doktor Zul, sapaan akrab gubernur, berharap agar selain fokus pada pengembangan kelautan dan perikanan, technopark yang akan dibangun diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan sumber daya dan potensi lokal yang ada. “Sektornya bisa diganti dari tambak udang, limbahnya bisa jadi pakan lobster. Rumput laut kemudian nanti bisa menjadi kosmetik,” tutur orang nomor satu di NTB ini.

Peneliti Pusat Riset Kelautan brsdmkp, KKP Taslim Arifin menuturkan, ide awal dari technopark muncul pada tahun 2014-2015. Saat itu ada program blue ekonomi di Lombok di bawah KKP. “Technopark sumber daya pesisir dan laut ini akan menjadi center of excellence di bidang riset. Hal ini untuk mendukung kebijakan-kebijakan kelautan dan perikanan, konsepnya yaitu wilayah lasser Sunda Island yang berpusat di Lombok,” kata Taslim menjelaskan arah dan konsep technopark yang akan dibangun.

Selanjutnya, akan dilakukan proses pembicaraan yang lebih dalam mengenai pembangunan technopark sumber daya pesisir dan laut di Lombok dengan pimpinan terkait agar tahun ini dapat segera dilaunching. “Semoga dengan dukungan gubernur kita dapat memulai dan kami akan melaporkan kepada pimpinan untuk segera memulainya,” katanya.

BRSDM KKP juga menginisiasi berbagai potensi kerja sama yang dapat dikembangkan. Khususnya pengoptimalan wilayah-wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di NTB.

Sumber Berita : Jawapos