Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, S.Kom; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel; Novita Ayu Ryandhini, S.Kel;

Rembang (7/10/2020) Pada 7 Oktober 2020 Tim Riset pembuatan model alat pemantau cuaca-iklim untuk perediksi produksi garam dengan oordinator Rikha Bramawanto S.Pi melaksanakan koordinasi dan diskusi dengan Kepala Dinas KP Kabupaten Rembang  (Ir. Suparman MM) dan jajarannya dalam rangka menjajaki calon lokasi rencana pemasangan alat pemantau. Pada kesempatan tersebut, dikumpulkan pula informasi kondisi pergaraman terkini di Kabupaten Rembang. Sebagai tindak lanjut diskusi tersebut, telah dilakukan survey calon lokasi antara lain di Kacamatan  Kaliori, Lasem dan Sluke. Seluruh aspek lingkungan calon lokasi dicatat untuk kemudian dianalisis berdasarkan kriteria lokasi yang telah dirumuskan sebelumnya. Calon lokasi yang memenuhi kriteria paling lengkap akan dibandingkan dengan calon lokasi dari kabupaten Pati untuk direkomendasikan sebagai lokasi penempatan alat yang mewakili sentra garam di Jawa Tengah.