Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, S.Kom; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel; Novita Ayu Ryandhini, S.Kel;


PANGANDARAN – Pangandaran Integrated Aquarium and Marine Research Institute (Piamari) direncanakan akan mulai beroperasi April 2020 mendatang. Aquarium raksasa dan pusat penelitian ini akan menambah daya tarik wisata di pantai Pangandaran.

Kepala Pusat Riset Kementerian Kelautan Dan Perikanan Riyanto mengatakan, ada tiga bangunan yang terdapat di gedung Piamari yakni akuarium raksasa, pusat riset untuk melakukan penelitian serta dormitory.

“Akuarium raksasa saat ini sedang diuji coba diisi air dan ikan. Didalamnya ada akuarium untuk ikan tawar dan akuarium untuk jenis ikan laut,” ujarnya. Dikatakannya, secara keseluruhan, proyek pembangunan Piamari sudah hampir selesai.

“Gedungnya sudah bagus, tinggal penyempurnaan dan penambahan beberapa sarana dan prasana penunjang saja,” kata dia. Lanjutnya, akuarium raksasa akan dikelola dari sisi bisnis sementara gedung riset akan dipusatkan untuk peneliti di bidang kelautan.

Seperti pemantau tsunami, abrasi, sedimentasi hingga penelitian tanah bergerak atau likuifitas.Menurutnya, Pangandaran secara geografis sangat terkenal tepat karena berada berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. “Indonesia berada di tengah-tengah lautan sehingga memiliki potensi perikanan laut dengan keanekaragaman hayati. Dari 800 jenis terumbu karang ada 558 jenis karang laut yang ada di Indonesia. Jadi betapa kaya nya potensi perikanan laut di Indonesia,” ungkapnya.

Sumber Berita : Radar Tasikmalaya