Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, S.Kom; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel; Novita Ayu Ryandhini, S.Kel;

Peneliti Pusat Riset Kelautan Dr. -Ing Semeidi Husrin, ST. M.Sc. berkesempatan mempresentasikan hasil penelitian di Palu dan Selat Sunda terkait dengan kejadian terkini tsunami di dua lokasi tersebut pada tahun 2018, pada acara DAAD Alumni Seminar 2019 yang berlangsung di Jerman tanggal 14-18 Oktober 2019. DAAD Alumni Seminar 2019 merupakan acara serupa yang ke-3 digelar di Jerman oleh TH Koln setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2013 dan 2015. Pada kesempatan kali ini, TH Koln bekerjasama dengan  TU Kaiserslautern dengan mengambil tema “Resilient Flood Risk Management”. Acara DAAD Alumni Seminar 2019 „Resilient Flood Risk Management“ dihadiri oleh 22 peserta yang berasal dari negara-negara di Asia, Afrika, Eropa dan Amerika. Indonesia diwakili oleh 5 peserta masing - masing dari Universitas Sriwijaya, UGM, ESDM, Unika Soegijapranata Semarang dan Pusat Riset Kelautan – KKP yang diwakili oleh Dr. – Ing. Semeidi Husrin, ST. M.Sc.

Kegiatan DAAD Alumni Seminar 2019 bertujuan untuk saling bertukar informasi terkini tentang pengelolaan resiko ketahanan banjir dari berbagai negara berdasarkan penelitian dan fenomena terkini dari masing-masing peserta dan membuat publikasi ilmiah secara bersama-sama dengan peserta lainnya pada jurnal-jurnal terindeks internasional.

Beberapa kegiatan yang dilakukan pada acara DAAD Alumni Seminar 2019 diantaranya adalah presentasi, seminar, kunjungan lapangan, diskusi kelompok dan sosialisasi. Presentasi dilakukan oleh narasumber, para ahli yang diundang berasal dari kampus – kampus yang bekerjasama (Universitas Wageningan, Cambridge University, TH Koln, dan TU Kaiserslautern).

Kunjungan lapangan dilakukan di hari ke-3 dengan mengunjungi Emscher, salah satu wilayah rentan banjir yang terletak di Kota Essen. Kawasan in merupakan kawasan bekas penambangan di mana masalah keairan menjadi fokus utama karena masalah kualitas air dan penurunan muka tanah sebagai dampak dari aktivitas penambangan batubara di masa lampau. Objek utama yang diperlihatkan pada kunjungan lapangan ini adalah keberadaan tanggul penahan banjir, kawasan pemukiman yang mengalami penurunan muka tanah serta upaya peningkatan kualtias air di daerah tangkapan dengan pembanguan jaringan air kotor yang terpisah dengan anak-anak sungai.