Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, S.Kom; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel; Novita Ayu Ryandhini, S.Kel;

Bogor, 06 Agustus 2019. Pusat Riset Kelautan mendapatkan tambahan satu Doktor baru di bidang pengelolaan sumber daya air. Pada Senin, tanggal 05 Agustus 2019 telah berlangsung sidang promosi a.n. Muhammad Ramdhan (NIP. 19800716 200912 1 001) bertempat di Ruang Diskusi Senat, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dramaga.

Acara sidang berlangsung khidmat, dipimpin langsung oleh Dekan Pascasarjana IPB Prof. Dr. Anas Miftah Fauzi. Selanjutnya diskusi dan pertanyaan disampaikan oleh dewan komisi pembimbing yang diketuai oleh Prof. Dr. Hadi Susilo Arifin (ahli landscape ecology) dan anggota Dr. Yuli Suharnoto (ahli model hidrologi) beserta Dr. Suria Dama Tarigan (ahli Pengelolaan DAS). Adapun sebagai penguji luar adalah Dr. Moh. Hasan (Mantan Dirjen Sumber Daya Air – PUPR) dan Dr. Nora H. Panjaitan (Ketua Departemen SIL-IPB).

Disertasi sdr. Muhammad Ramdhan berkaitan dengan pengelolaan sumber daya air permukaan secara berkelanjutan. Hal ini sangat aktual untuk diteliti, dimana air merupakan kebutuhan vital bagi manusia. Permasalahan air sering diakibatkan oleh ketidakmampuan para stakeholder dalam mengelola stock air yang berlimpah pada musim penghujan dan menyimpannya untuk keperluan saat kemarau. Dalam disertasinya sdr. Muhammad Ramdhan menyajikan cara penilaian pengelolaan air di suatu tempat melalui Indeks yang disebut sebagai Indeks Kota Ramah Air (IKRA). Indeks tersebut telah coba di terapkan untuk Kota Bogor. Di masa mendatang indeks tersebut juga dapat diterapkan di seluruh kota di Indonesia.  Sehubungan tupoksi Pusriskel yang melakukan riset di wilayah pesisir dan laut. Metoda yang dilakukan dalam disertasi ini  dapat membantu kota pesisir dan pulau-pulau kecil dalam mengelola sumberdaya air yang ada disana.

Proficiat, Dr. Muhammad Ramdhan. Ditunggu kiprahnya untuk kemajuan penelitian di wilayah pesisir dan laut.