Sehubungan dengan akan berakhirnya musim hujan 2018-2019 dan akan diawalinya musim kemarau 2019 yang oleh sebagian masyarakat pesisir lazim dimanfaatkan untuk memproduksi garam krosok, Pusat Riset Kelautan mengeluarkan Prediksi Produksi Garam 2019.

Prediksi ini disusun oleh Tim Riset Garam pada Pusat Riset Kelautan BRSDMKP KKP, di dalamnya memuat informasi tentang: a) Produksi Garam dan Iklim di Indonesia, b) Kondisi Iklim Terkini, c) Prediksi Iklim Global dan Indonesia, d) Prediksi Musim Kemarau, e) Prediksi Produksi Garam di Indonesia.

Kesimpulan dari prediksi ini antara lain adalah: Saat ini sedang berlangsung fase El Nino dan diperkirakan akan terus berlangsung hingga 3 bulan kedepan. Saat ini Indonesia secara umum masih dalam periode musim hujan dan bersiap menghadapi musim kemarau. Musim kemarau di beberapa sentra garam diperkirakan mulai pada akhir April hingga awal Mei 2019, dengan puncak musim kemarau pada bulan Agustus 2019. Persiapan lahan garam dapat dimulai sejak pertengahan bulan Mei dan panen garam pertama diperkirakan pada akhir Juni hingga awal Juli. Produksi garam krosok nasional diperkirakan 2,3 – 2,8 juta ton.

Prediksi ini akan terus diperbaharui informasinya pada Kamis ke-3 setiap bulan. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa beberapa lembaga resmi dari dalam dan luar negeri mengeluarkan informasi cuaca dan iklim secara reguler paling lambat pada minggu kedua setiap bulannya. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi bramawanto@gmail.com atau bidristekla@gmail.com. Sistem Prediksi dapat di unduh di laman web Prediksi Garam Nasional. (Oleh : Rikha Bramawanto, S.Pi / Peneliti Garam)