Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, S.Kom; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel; Novita Ayu Ryandhini, S.Kel;

Jakarta, 05 November 2018. Pada hari Kamis-Sabtu, 01- 03 November 2018 bertempat di Eastparc Hotel, Jogjakarta beberapa peneliti Pusat Riset Kelautan menghadiri acara Pertemuan Ilmiah Nasional Tahunan XV Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia (PIT XV ISOI). Acara dengan tema “Ilmu dan Teknologi Kelautan Untuk Pembangunan Berkelanjutan”  ini merupakan bagian dari kegiatan rutin tahunan ISOI yang dihadiri oleh pemangku kepentingan seperti Instansi Pemerintah, swasta, perguruan tinggi, pendidikan menengah, lembaga penelitian, lembaga swadaya masyarakat dan industri dari berbagai daerah Indonesia dan luar negeri.

Acara hari pertama, Kamis 01 November 2018, dimulai dengan registrasi pemakalah dan peserta pada pagi hingga sore hari, dan dilanjutkan dengan acara Gala Dinner, yakni Dinner talk oleh Dr. Safri Burhanuddin (Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Budaya Maritim, Kemenko Bidang Kemaritiman) dengan para undangan dan pemakalah, dilanjutkan dengan pelantikan Pengurus ISOI KOMDA Jogjakarta.

Acara hari kedua, Jumat 02 November 2018, dimulai dengan acara pembukaan yang didahului dengan penyampaian laporan ketua panitia, dilanjutkan dengan sambutan oleh Gubernur DIY Jogjakarta dan Sambutan Ketua Umum ISOI.  Acara berikutnya adalah paparan dengan Keynote Speaker oleh Perwakilan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Perwakilan Menteri PPN/Bappenas dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama. Selanjutnya dibagi menjadi 2 (sesi), yakni  Sesi Pleno yang menghadirkan pembicara ahli, yakni  Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur, Kemenko Bidang Maritim, dan para ahli/peneliti baik dari dalam maupun luar negeri, diantaranya Dr. Arif Satria (Rektor Institut Pertanian Bogor), Prof. Dr. Makoto Watanabe (Universitas Tsukuba, Jepang) dan Dr. Kwan Soo Lee (Korean Institue for Ocean and Technology, Korea) dan Dr. I Made Andi Arsana sebagai moderator. Sesi berikutnya adalah Sesi Presentasi, yang dilaksanakan setelah Sholat Jumat, presentasi dilakukan sesuai bidang kajian ilmu masing-masing. Tercatat terdapat sebanyak 247 abstrak dari peneliti dan praktisi kelautan di Indonesia yang dipresentasikan dalam bentuk oral presentation, flash presentation dan poster. Beberapa peneliti Pusat Riset Kelautan yang hadir dan mempresentasi hasil riset yang telah dilakukan, diantaranya adalah Dr.rer.nat Agus Setiawan yang dengan Judul makalah “Model Numerik Rendaman Rob di Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat”, Dr. Budhi Gunadarma dengan judul makalah “ Analisa Sumber Cemaran  Tumpahan Minyak Perairan laut Batam dan Bintan dengan Simulasi Numerik 2D Lagrangian”, dan Nur Azmi Ratna Setia Widati, M.Sc. dengan judul makalah “Potensi Pemanfaatan Rumput Laut  Pesiir Selatan Jawa: Biodiversitas dan Bioaktivitas”. Serta penyampaian flash presentation oleh Tim Riset Kajian Kepekaan Wilayah Perairan Bintan-Batam Terhadap Sebaran Tumpahan Minyak dibawah Koordinator Dr. Widodo Pranowo, yakni oleh Joko Subandriyo, S.T dengan judul makalah “Verifikasi Kualitas Air dan Temuan Residu Minyak Di Pulau Bintan Batam, Kepulauan Riau”, dan  Armyanda Tussadiah, S.Kel dengan judul Makalah “Eksperimen Penyusunan Indeks Kepekaan Lingkungan Perairan  Laut Batam dan Bintan Terhadap Pencemaran Tumpahan Minyak”. Hadir pula peneliti UPT Pusat Riset Kelautan yakni Camelia  Kusumo Tito, M.Si., Adi Wijaya, M.Si., Wingking Era, M.Si dari Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) Perancak, Jembrana-Bali.

Acara hari ketiga, Sabtu 03 November 2018, adalah kegiatan ekskursi atau Field trip yang dilaksanakan oleh seluruh audience PIT ISOI XV, baik pemakalah, peserta maupun panitia. Terdapat 3 (tiga) tujuan field trip, diantaranya adalah Ekowisata Hutan Mangrove Baron, Bantul; Technopark Baron, Gunung Kidul; dan Geopark Gunung Sewu.