Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, S.Kom; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel; Novita Ayu Ryandhini, S.Kel;

Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) lolos dalam seleksi Pusat Unggulan IPTEK (PUI), Kementerian Ristekdikti. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Dokumen Masterplan Pembinaan PUI oleh Kepala BROL, Dr. I Nyoman Radiarta dalam acara Apresiasi Lembaga Penelitian dan Pengembangan Tahun 2017 pada Rabu, 13 Desember 2017 di Jakarta. Acara ini merupakan upaya dari Kementerian Ristekdikti dalam memberikan apresiasi terhadap lembaga litbang yang berkinerja unggul serta apresiasi terhadap badan usaha yang telah memanfaatkan hasil – hasil inovasi unggulan dari lembaga litbang.

BROL terpilih bersama 29 lembaga lainnya, setelah mengikuti serangkaian proses penilaian yang meliputi penguatan kapasitas internal, penguatan kapasitas riset dan pengembangan, serta penguatan kapasitas diseminasi. Dengan adanya penandatanganan Masterplan tersebut, BROL akan mendapatkan pembinaan dari Kementerian Ristekdikti menuju Pusat Unggulan Iptek dengan fokus unggulan Sistem Prediksi Kelautan.

Selain penandatanganan Masterplan,  juga dilakukan deklarasi Pusat Unggulan IPTEK, apresiasi BPPD berkinerja utama, penyerahan sertifikat akreditasi pranata litbang, serta apresiasi industri pemanfaat hasil litbang unggulan PUI. Sebanyak 37 produk hasil litbang PUI juga ditampilkan, sebagai ajang untuk menunjukkan hasil litbang dari lembaga PUI yang memiliki keunggulan masing – masing dibandingkan produk sejenis yang dihasilkan oleh lembaga litbang lainnya.

Sumber Berita :