Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, S.Kom; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel; Novita Ayu Ryandhini, S.Kel;

Jakarta, 04 Januari 2018. Riset bidang perikanan laut tidaklah lepas dari data-data oseanografi. Lingkungan laut yang bersifat dinamis merupakan habitat ikan yang perlu dikaji dalam rangka untuk lebih memahami karakteristik ikan berikut prediksi lokasi keberadaannya.
Bertempat di Laboratorium Data Laut dan Pesisir, Pusat Riset Kelautan. Dua orang peneliti Pusat Riset Perikanan diberikan tutorial pengolahan dan analisis data suhu permukaan laut oleh salah satu instruktur Lab Data, Novita Ayu Riyandhini. Dr. Reny Puspasari dan Puput, M.Si saat ini sedang menyusun manuskrip artikel terkait perikanan Lemuru dan hubungannya dengan suhu permukaan laut dan khlorofil. Keberadaan populasi Lemuru yang sempat menghilang dari habitatnya di Selat Bali pada tahun 2010, menjadikan penasaran bagi Reny dan Puput.

Berita terkait :