Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, S.Kom; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel; Novita Ayu Ryandhini, S.Kel;

Jakarta, 06 Oktober 2017. Bertempat di ruang kelas Pusat Pendidikan Hidro-Oseanografi TNI AL, di Kompleks Bina Samudera Ancol Timur, berlangsung pendidikan spesialis perwira hidrografi tahun 2017.

Laboratorium Data Laut dan Pesisir (Marine & Coastal Data Laboratory) dibawah Pusat Riset Kelautan, diminta secara resmi oleh Pusdik Hidros TNI AL untuk memberikan kursus dasar terkait pengolahan dan analisis data hidro-oseanografi dan meteorologi. Dr. Widodo Pranowo bersama asisten Lab Sdr. Rizal F. Abida, ST, mengenalkan pentingnya data hidro-meteorologi dalam menunjang survei dan analisis hidrografi. Contoh parameter penting adalah angin yang membangkitkan gelombang, dan suhu udara dan curah hujan yang sangat berkaitan erat dengan tekanan atau dinamika muka laut.

Kursus dasar selama 6 jam tersebut diisi dengan teori selama 1 jam dan 5 jam praktikum komputasi pengolahan dan analisis data.

Berita terkait: