Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, S.Kom; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel; Novita Ayu Ryandhini, S.Kel;

Jakarta, 21 Juni 2017. Data hasil survei dari Pusat Riset Kelautan dan Pusris Perikanan tahun 2012 digunakan oleh Emiyati dan kawan-kawan sebagai referensi dalam penelitiannya yang berjudul “Harmful alga bloom 2012 event verification in Lampung Bay using red tide detection on spot 4 Image” (Sutardjo, et al). Data yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah data pengukuran in situ yang dilakukan oleh Sutardjo, R.M Rompas, dan D. Nugroho mengenai fenomena alga bloom yang terjadi di Teluk Lampung pada pertengahan Desember  2012. Sutardjo menyebutkan bahwa distribusi Pasang Merah pertama kali ditemukan di teluk HUrun, yang kemuadian menyebar luas hingga ke pesisir barat Teluk Lampung dengan konsentrasi tinggi dan ditemukan pada jaring apung. Emiyati adalah salah satu Peneliti dari Pusat Aplikasi Penginderaan Jauh, LAPAN. Hasil penelitian tersebut telah diterbitkan dalam International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences (IJReSES) Volume 14 No.1 Juni 2017. Beberapa peneliti Pusriskel yg ikut terlibat pada survei tersebut adalah Agustin Rustam, Riski Anggoro Adi dan Wahyu Hidayat, sedangkan yang ikut mendesain survei dan analisis data pasca survei adalah Taslim Arifin, Anastasia Tisiana,Sophia Sagala dan Widodo Pranowo.