Wakatobi, HarapanSultra.COM |  Peserta jambore konservasi Wakatobi 2019 yang terdiri dari pelajar SMA asal pulau Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, menggelar Study tour ke Kantor Loka Perekayasaan Teknologi Kelautan (LPTK), Minggu (17/02/2019).

Di LPTK peserta diajak untuk mengenal lebih dekat tentang sistem kerja pembangkit listrik ramah lingkungan yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Angin/Bayu (PLTB), serta hasil riset LPTK berupa wakatobiAIS dan wakatobi Sea Bamboo.

Selain itu, peserta juga diberikan pengetahuan tentang bathimetri dan potensi perikanan di Wakatobi. Balai Taman Nasional dan WWF yang ikut serta dalam kegiatan tersebut, juga menjelaskan tentang perlunya menjaga delapan sumber daya penting yang ada di Wakatobi, serta perlunya mengelola sampah dengan baik yang dimulai dari diri sendiri untuk menjaga biosfer kita khususnya untuk menjaga Wakatobi sebagai Cagar Biosfer Bumi.

Kasubsie Pelayanan teknis LPTK, efi Noferya Manafi sangat mengapresiasi kegiatan Jambore konservasi Wakatobi karena dapat mengedukasi siswa agar timbul kesadaran dari diri sendiri untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar. “Kegiatan seperti ini dapat menularkan kebiasaan positif apabila mereka kembali ke sekolahnya, serta lebih mengenal potensi wakatobi dan mengetahui pentingnya menjaga biosfer kita. Kami mendukung penuh kegiatan seperti ini dan berharap kegiatan ini dapat rutin terlaksana ditahun2 berikutnya,”tuturnya.

Sumber : harapansultra.com